news

Gelar Doktor Bahlil Dibatalkan! Dewan Guru Besar UI Ungkap Sederet Pelanggaran Etik yang Dilakukan Menteri ESDM, Beneran Pakai Joki?

Sabtu, 1 Maret 2025 | 08:40 WIB
Potret Bahlil Lahadalia yang gelar doktornya ditangguhkan usai DGB UI temukan sederet pelanggaran etik termasuk ketidak jujuran akademik dan dapat perlakuan khusus dari dosen. (Instagram/bahlillahadalia)

Akun X @yanuarnugroho mengunggah bukti ketidakjujuran yang dilakukan Bahlil dengan mencantumkan nama Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) sebagai informan dalam disertasinya tanpa izin.

Melalui pernyataan resmi, Jatam dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan persetujuan baik secara tertulis maupun lisan untuk menjadi informan yang digunakan dalam disertasi Bahlil sehingga diduga diambil tanpa izin dari penelitian lain.

Selain itu, proses kelulusan yang sangat singkat, yakni 1 tahun 8 bulan, menimbulkan kecurigaan akan adanya pelanggaran standar akademik.

DGB UI menilai bahwa percepatan ini tidak memenuhi standar akademik yang ditetapkan, menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas dan integritas proses akademik yang dijalaninya.

Parahnya lagi, Bahlil juga dianggap mendapat perlakuan khusus mulai dari proses pembimbingan hingga kelulusan.

DGB UI menyebut bahwa Bahlil diduga mendapatkan perlakuan istimewa yang tidak sesuai dengan prosedur akademik standar mulai dari pembimbingan, termasuk perubahan penguji secara mendadak hingga akhirnya mendapat kelulusan dengan kategori cumlaude.

Terakhir, DGB UI juga mengidentifikasi adanya konflik kepentingan antara promotor dan kopromotor disertasi dengan kebijakan yang dibuat oleh Bahlil dalam kapasitasnya sebagai pejabat publik.

Berdasarkan sederet temuan tersebut, DGB UI merekomendasikan beberapa sanksi dan tindakan tegas untuk membatalkan disertasi Bahlil sebagai sanksi, namun keputusan tersebut berada di tangan rektor.

Tak hanya itu, para pembimbing disertasi, termasuk promotor dan kopromotor yang ikut membantu Bahlil meraih jalan pintas menerima gelar Doktor juga diberikan teguran keras atas peran mereka dalam pelanggaran ini.

Sanksi tambahan yang diberikan bisa berupa larangan mengajar hingga penundaan kenaikan pangkat.

Kasus ini telah memicu reaksi luas dari masyarakat. Banyak yang mempertanyakan integritas akademik dan kredibilitas institusi pendidikan tinggi yang ikut mencoreng nama UI sebagai salah satu Universitas terbaik di Indonesia.

Selain itu, pelanggaran ini menimbulkan keraguan terhadap kredibilitas dan integritas Bahlil dalam menjakankan tugasnya sebagai seorang pejabat publik bahkan terancam dicopot sebagai Menteri ESDM.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini