Sabtu, 18 Juli 2026

Gelar Doktor Bahlil Dibatalkan! Dewan Guru Besar UI Ungkap Sederet Pelanggaran Etik yang Dilakukan Menteri ESDM, Beneran Pakai Joki?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 1 Maret 2025 | 08:40 WIB
Potret Bahlil Lahadalia yang gelar doktornya ditangguhkan usai DGB UI temukan sederet pelanggaran etik termasuk ketidak jujuran akademik dan dapat perlakuan khusus dari dosen. (Instagram/bahlillahadalia)
Potret Bahlil Lahadalia yang gelar doktornya ditangguhkan usai DGB UI temukan sederet pelanggaran etik termasuk ketidak jujuran akademik dan dapat perlakuan khusus dari dosen. (Instagram/bahlillahadalia)

 

SketsaNusantara.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, kembali sorotan tajam publik terkait disertasi doktoralnya di Universitas Indonesia (UI) yang bermasalah.

Dilansir dari akun Instagram @bahlillahadalia, diketahui Bahlil meraih gelar Doktor dari Program Studi Kajian Strategik dan Global di UI dengan predikat cumlaude dengan disertasinya berjudul "Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia" pada 16 Oktober 2024.

Namun, gelar Doktor yang diperoleh Bahlil pun menuai polemik. Banyak yang mempertanyakan masa studi S3 Bahlil yang begitu singkat, mengingat Ketum Golkar itu menyelesaikan disertasinya hanya dalam waktu 20 bulan saja.

Baca Juga: Sindir Bahlil? Felix Siauw Sampaikan Komentar Menohok soal 'Kabur Aja Dulu' yang Dibilang Gak Nasionalis, Singgung Masalah Keadilan di Indonesia

Selain itu, netizen juga ramai menemukan bukti dugaan penggunaan jasa joki dalam penulisan disertasi Bahlil. Hal ini sesuai dengan penemuan mengejutkan netizen dari berkas disertasi Bahlil yang ternyata diketahui atas nama Alvian Cendy Yustian.

Tak lama, selang satu bulan kemudian UI mengeluarkan press release dan menangguhkan gelar doktoral Bahlil berdasarkan hasil rapat koordinasi yang disampaikan Rektor pada hari Rabu, 13 November 2024.

Dugaan netizen soal penggunaan joki pun menguat setelah ditemukan sederet pelanggaran etik salah satunya ada unsur ketidakjujuran akademik dalam menyusun disertasi untuk meraih gelar Doktor.

Baca Juga: Beda Kelas dengan Bahlil, Anies Baswedan Tanggapi Soal 'Kabur Aja Dulu' yang Dikaitkan dengan Nasionalisme: Ini Seperti Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Terbaru, Dewan Guru Besar UI (DGB UI) mengungkap sederet pelanggaran akademik dalam proses penyusunan dan kelulusan disertasi Bahlil, yang berujung pada rekomendasi pembatalan disertasi dan pencabutan gelar doktor Bahlil.

Berdasarkan hasil investigasi, DGB UI menemukan empat pelanggaran etik termasuk adanya ketidakjujuran akademik pada pengambilan data dalam disertasi Bahlil.

Data penelitian disertasi Bahlil ternyata diperoleh tanpa izin dari narasumber dan tidak transparan dalam penggunaannya.

Baca Juga: Sempat Trending Tagar Kabur Aja Dulu Oleh Anak Muda Buntut Warna-Warni Isu di Indonesia, Bahlil Lahadalia Beri Pesan Menohok, Netizen: yang Korupsi?

Dugaan ketidakjujuran akademik ini pernah ramai jadi perbincangan publik diungkap salah satu netizen di media sosial X (dulu Twitter).

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X