SketsaNusantara.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, kembali sorotan tajam publik terkait disertasi doktoralnya di Universitas Indonesia (UI) yang bermasalah.
Dilansir dari akun Instagram @bahlillahadalia, diketahui Bahlil meraih gelar Doktor dari Program Studi Kajian Strategik dan Global di UI dengan predikat cumlaude dengan disertasinya berjudul "Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia" pada 16 Oktober 2024.
Namun, gelar Doktor yang diperoleh Bahlil pun menuai polemik. Banyak yang mempertanyakan masa studi S3 Bahlil yang begitu singkat, mengingat Ketum Golkar itu menyelesaikan disertasinya hanya dalam waktu 20 bulan saja.
Selain itu, netizen juga ramai menemukan bukti dugaan penggunaan jasa joki dalam penulisan disertasi Bahlil. Hal ini sesuai dengan penemuan mengejutkan netizen dari berkas disertasi Bahlil yang ternyata diketahui atas nama Alvian Cendy Yustian.
Tak lama, selang satu bulan kemudian UI mengeluarkan press release dan menangguhkan gelar doktoral Bahlil berdasarkan hasil rapat koordinasi yang disampaikan Rektor pada hari Rabu, 13 November 2024.
Dugaan netizen soal penggunaan joki pun menguat setelah ditemukan sederet pelanggaran etik salah satunya ada unsur ketidakjujuran akademik dalam menyusun disertasi untuk meraih gelar Doktor.
Terbaru, Dewan Guru Besar UI (DGB UI) mengungkap sederet pelanggaran akademik dalam proses penyusunan dan kelulusan disertasi Bahlil, yang berujung pada rekomendasi pembatalan disertasi dan pencabutan gelar doktor Bahlil.
Berdasarkan hasil investigasi, DGB UI menemukan empat pelanggaran etik termasuk adanya ketidakjujuran akademik pada pengambilan data dalam disertasi Bahlil.
Data penelitian disertasi Bahlil ternyata diperoleh tanpa izin dari narasumber dan tidak transparan dalam penggunaannya.
Dugaan ketidakjujuran akademik ini pernah ramai jadi perbincangan publik diungkap salah satu netizen di media sosial X (dulu Twitter).
Artikel Terkait
Detik-Detik Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Disemprot Masyarakat yang Antri Elpiji 3 Kg: Anak Kami Lapar...
Kisruh LPG 3 KG, Bahlil Dituntut Mundur karena Dinilai Memusingkan Presiden, Rocky Gerung: Kabinet yang Absurd!
Bahlil Disebut Membuat Kebijakan Dungu yang Berdampak pada Penderitaan Rakyat akibat LPG 3 KG Langka, Rocky Gerung: Dia Salah
Menyala! Pak Effendi Viral Lagi, Suarakan Protes Keras untuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Usai Fenomena Gas Elpiji 3 Kg Langka
Gara-Gara Kelakuan Bapaknya, Anak Bahlil Lahadalia Ramai Dikuliti Netizen! Dituding Curang Jadi Ketum HIPMI PT UGM