Hasil pemantauan diperoleh informasi terdapat sejumlah truk nampak beroperasi 24 jam untuk muat solar bersubsidi dari bak penampungan tersembunyi.
Terdapat sejumlah kempu kotak dengan kapasitas 1000 liter dengan banyaknya galon air mineral bekas sebagai alat penamungnya.
Tak kehabisan akal, oknum pelaku dugaan penimbunan solat bersubsidi ini memodifikais truk yang digunakan untuk memindahkan BBM.
Sehingga, armada yang bawa bahan bakar ini nampak seperti truk pada umumnya dan tak cukup mencurigakan.
Terpantau dari keterangan warga setempat sekitar lokasi penimbunan solar bersubsidi di Kabupaten Batang bocorkan sebuah informasi.
"Lokasi tempat aktivitas pemindahan solar itu milik seseorang yang pengurusnya biasa dikenal atau dipanggil Pak RT," ujar warga yang tak mau disebutkan namanya.
Lokasi penimbunan BBM bersubsidi ini terbilang unik yaitu berada di balik deretan kandang kambing.
Tempat yang strategis ini memudahkan oknum untuk beraktivitas dan melakukan kamuflase kegiatan penimbunan.
Uniknya, tempat penampungan BBM bersubsidi ini lokasinya tak terlalu jauh dari Polsek Gringsing, sekitar 500 meter.
Solar bersubsidi yang diperoleh truk-truk tersebut diduga dibeli secara langsung dari SPBU setempat dan ditimbunnya sebelum dikirim ke luar daerah.
Mendengar desas-desus dugaan penimbunan solar bersubsidi di wilayahnya, Wakapolsek Gringsing Suhendar angkat bicara.