SketsaNusantara.id - Arie Kriting ikut menyoroti soal praktik korupsi yang makin merajalela dengan kerugian fantastis di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, belum lama ini geger kasus korupsi PT Pertamina Patra Niaga yang merugikan negara mencapai Rp 193 Triliun.
Parahnya lagi, Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan bahwa para pejabat tinggi Pertamina Patra Niaga yang menjadi tersangka korupsi diduga ikut andil dalam melakukan bleding atau mengoplos BBM Pertalite RON 90 menjadi Pertamax RON 92 Pertamax.
Baca Juga: Bawa Saksi Ahli! Terungkap Ada KDRT dalam Pernikahan Baim-Paula, Baim Wong Tak Dapat Hak Asuh Anak?
Praktik ini tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat yang merasa ditipu oleh perusahaan energi plat merah tersebut.
Masyarakat yang selama ini memilih membeli Pertamax dengan tujuan mendukung subsidi tepat sasaran bagi pengguna Pertalite, merasa dikhianati oleh Pertamina yang menjadi penyedia Bahan Bakar Minyak atau BBM resmi milik BUMN.
Niat baik masyarakat untuk berkontribusi pada pengelolaan subsidi yang lebih adil justru dimanfaatkan oleh oknum di Pertamina untuk meraup keuntungan pribadi.
Kasus ini menambah deretan panjang skandal korupsi di Indonesia, dengan nilai kerugian yang fantastis mencapai ratusan triliun.
Selain itu, publik juga menyoroti sejumlah kasus lain yang "aman" hingga kini belum tuntas dan pejabat negara yang diduga "bermasalah" juga belum mendapatkan penanganan serius dari KPK.
Seperti kasus judol yang melibatkan pegawai dan pejabat tinggi di Kominfo tahun 2024 lalu. Kasus tersebut berada di bawah kepemimpinan Budie Arie, namun Ketum Projo yang mendukung Prabowo dan Jokowi itu hanya diperiksa sebagai saksi tanpa diberikan sanksi lebih lanjut.
Di sisi lain, kasus korupsi impor gula yang meyeret nama Tom Lembong mendapatkan nasib yang berbeda. Penetapan tersangka Mantan Menteri Perdagangan itu dianggap ada unsur politis lantaran Tom Lembong berseberangan dengan pemerintah.
Kasus korupsi 193 T belakangan ini juga dikaitkan publik dengan PDIP, mengingat Ahok, sebelumnya adalah Komisaris Utama di Pertamina tahun 2024 lalu.
Artikel Terkait
13 Gombalan Receh Eca Aura yang Bikin Meleleh, Baper, atau Emosi Sendiri
Mengejutkan! Asri Welas Ungkap Perselingkuhan Jadi Pemicu Keretakan Rumah Tangga dengan Galiech, Blak-Blakan Soal Tabiat Suami hingga Putuskan Cerai
Netizen Bandingkan Gaya Parenting Natasha Rizky dan Ibunda Arra, Bocah Viral TikTok yang Tuai Pro Kontra: Sekeluarga Pick Me
Siapakah Leya Princy? Intip Profil Pemeran Cinta dalam Film Musikal Rangga dan Cinta, The Rebirth of AADC yang Ternyata Putri dari Ferry Maryadi
Rafly Altama Putra Lulusan Mana? Inilah Sosok yang Perankan Tokoh Mamet di Film Rangga dan Cinta The Rebirth of AADC
3 Publik Figur Ini Beri Komentar Pedas soal Skandal Korupsi Pertamina, Ernest Prakasa Paling Singkat!