SketsaNusantara.id - Kasus dugaan korupsi minyak mentah Pertamina bikin geger warga Indonesia.
Bukan hanya soal harga, bahan bakar minyak atau BMM Pertamax diduga hasil oplosan Pertalite.
Minyak mentah diimpor yang merupakan BBM RON 90 dioplos dan dijual dengan harga BBM RON 92 atau Pertamax.
Netizen sebut niat baik masyarakat tak membeli Pertalite atau BBM subsidi dna bantu pemerintah dengan beli Pertamax justru ditipu.
Tuai banyak kritik dan picu kemarahan publik usai kasus korupsi minyak Pertamina dirilis Kejaksaan Agung atau Kejagung.
Terdapat 7 nama tersangka yang bersekongkol untuk melakukan tindak pidana korupsi yang rugikan negara.
Salah satu tersangka dalam kasus korupsi minyak Pertamina adalah anak dari suadagar minyak terkenal Riza Chalid, Muhammad Kerry Andrianto Riza.
Jabatan Muhammad Kerry Andrianto Riza cukup berperan dalam memuluskan tindakan korupsi yang buat negara rugi ratusan triliun.
Hampir menyamai kasus korupsi sebelumnya, sejumlah modus diterapkan supaya bisa mengambil keuntungan yang besar.
Dikutip SketsaNusantara.id dari pernyataan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Abdul Qohar, negara rugi hingga Rp193,7 T.
"Akibat adanya beberapa perbuatan melawan hukum tersebut telah mengakibatkan adanya kerugian negara sekitar Rp193,7 triliun," ungkapnya, 25 Februari 2025.