news

Diringkus Kejagung Usai Terkumpul Alat Bukti, Ini Peran 7 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Pertamina yang Rugikan Negara Hingga 193,7 T

Rabu, 26 Februari 2025 | 16:44 WIB
Ilustrasi peran ketujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan PT Pertamina. (Freepik / freepik)

7. GRJ selaku Komisaris PT Jenggala Maritim serta Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak

Baca Juga: Cek! 4 Fakta Terkini Tentang Putusan Terbaru Hukuman Korupsi Timah Harvey Moeis, Gimana Nasib Aset Mewah yang Sudah Dirampas?

Diketahui bahwa ketujuh tersangka yang dimaksud pun memiliki peran masing-masing dalam melancarkan aksinya.

Diduga bahwa aksi mereka membuat negara rugi sekitar Rp 193,7 miliar rupiah. Apa saja peran dari masing-masing tersangka?

RS Bekerja sama dengan SDS dan AP untuk melakukan pengondisian dalam rapat optimalisasi hilir. Yakni yang menjadikan dasar untuk menurunkan produksi kilang.

Baca Juga: Digadang-Gadang Jadi Duta Poligami! Reaksi Pemain Film yang Kerap dapat Peran Punya 2 Istri, Fedi Nuril: Sebenarnya...

Selain itu mereka juga memenangkan broker mintak mentah dan produk kilang dengan cara melawan hukum.

RS juga menyulap BBM pertalite menjadi pertamax yang kini menjadi pusat perhatian dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pertamina.

Dilanjut oleh YF yang melakukan mark up kontrak pengiriman ketika impor minyak mentah dan produk kilang melalui PT Pertamina International Shipping.

Baca Juga: Usai Ponakan Jokowi, Kini Mantu Anwar Usman Ditunjuk Jadi Direktur Anak Perusahaan Pertamina, Politik Dinasti Makin Jadi Sorotan Publik

Tindakan YF tersebut mengakibatkan MKAN mendapat keuntungan. Karena mark up kontrak yang dilakukan YF membuat negara membayar fee 13-15 persen.

Adapun GRJ diduga melakukan komunikasi dengan AP. Dilakukan agar bisa memperoleh harga tinggi pada saat syaarat belum terpenuhi.

Hal itu juga dilakukan oleh DW. Membuat GRJ dan DW mendapat persetujuan dari tersangka SDS untuk impor minyak mentah.

Baca Juga: Kasus Korupsi Pertamina, Dandhy Laksono Ungkap Ironi Nasib Pengguna Pertamax dan Mendiang Munir: Kita Tetap Ditipu di Negara Ini

Sekaligus mendapat persetujuan dari RS untuk produk kilang. RS juga diduga melakukan pembayaran untuk Ron 92.

Halaman:

Tags

Terkini