news

Profil Rosan Roeslani, Bos Danantara Sekaligus Pengusaha Sukses yang Jadi Menteri Investasi, Hartanya Capai Rp860 Miliar!

Senin, 24 Februari 2025 | 12:57 WIB
Sosok Kepala Badan Danantara, Rosan Roeslani yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi Kabinet Merah Putih (Instagram/@rosanroeslani)

 

SketsaNusantara.id - Rosan Roeslani menjadi salah satu sosok yang naik ke podium pada saat peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Ia dan Erick Thohir menjadi 2 menteri yang naik meluncurkan Danantara bersama presiden dan wakil presiden Indonesia Prabowo-Gibran serta mantan presiden dan wakil presiden sebelumnya.

Rosan Roeslani naik ke podium saat peluncuran Danantara bukan sebagai Menteri Investasi dan Hilirisari, melainkan sebagai Kepala Badan Danantara.

Baca Juga: Siapa Calon Bos Danantara? Profil Pandu Sjahrir, Keponakan Luhut Binsar yang Dirumorkan Bakal Kelola Aset Rp14 Ribu T

Rumor Rosan Roeslani sebagai CEO Danantara sebelumnya sempat berhembus di media sosial, hingga akhirnya mantan wakil Menteri BUMN tersebut turut serta dalam peluncurannya.

Jauh sebelum masuk ke dalam pemerintahan, pria bernama lengkap Rosan Putra Roeslani mengawali karirnya sebagai pengusaha.

Ia mendirikan Finance Indonesia, perusahaan yang bidang penasehat keuangan pada tahun 1997.

Baca Juga: Profil Burhanuddin Abdullah Inisiator dan Ketua Tim Pakar Danantara, Mantan Gubernur BI yang Pernah Dipenjara Imbas Korupsi

Rosan Roeslani kemudian melebarkan sayap bisnisnya dengan menyasar dunia asuransi, media, tambang hingga properti.

Ia bahkan pernah duduk di kursi Presiden Komisaris Bank BPTN dan stasiun televisi TB One.

Sebagai pengusaha, pria kelahiran Jakarta 56 tahun yang lalu ini juga aktif di berbagai organisasi termasuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) hingga menjadi Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN).

Baca Juga: SAH! Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Badan Pengelola Investasi Danantara, Sambut Era Baru Badan Usaha Milik Negara

Dikutip SketsaNusantara.id dari situs resmi BPKM, Rosan Roeslani juga pernah menjadi penasihat Keuangan Asosiasi Koperasi Batik Indonesia periode 1997-2002.

Halaman:

Tags

Terkini