news

Mahfud MD Buka Suara Terkait Lagu Band Sukatani Dibredel Polisi, Mantan Menko Polhukam Sentil Soal HAM: Tak Perlu Minta Maaf

Sabtu, 22 Februari 2025 | 14:06 WIB
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD komentari soal ramainya lagu band Sukatani yang dibredel polisi. (Kolase foto Instagram.com/@sukatani.band dan @mohmahfudmd)

SketsaNusantara.id - Masyarakat Indonesia tengah menyorot Band Sukatani yang lagunya dibredel polisi.

Sukatani merupakan salah satu band yang bergenre alternatif/Indie yang viral karena lagu post punk berjudul 'Bayar Bayar Bayar'.

Lagu tersebut sudah terunggah dalam aplikasi musik Spotify sejak beberapa tahun lalu.

Baca Juga: Tak Dilarang, Tapi Minta Klarifikasi? Polda Jateng Banjir Hujatan Usai Mengaku Temui Band Sukatani hingga Lagu Bayar Bayar Bayar Dihapus

Namun, tiba-tiba saja personil band Sukatani muncul dengan video klarifikasi.

Buka topeng dan tunjukkan wajah asli, 2 personil Sukatani justru minta maaf.

Kabarnya lagu 'Bayar Bayar Bayar' itu dinilai hina institusi kepolisian Indonesia karena liriknya.

Baca Juga: Heboh! Template Story Instagram Dukungan untuk Band Sukatani Mendadak Hilang dari Peredaran Sebelum 24 Jam, Sengaja Dilarang Kesebar?

Salah satu lagu yang ada di dalam album Gelap Gempita itu akhirnya ditarik dari media digital dan platform streaming.

Bikin heran warganet dan penikmat musik Indie, mengapa lagu tersebut bisa sampai diberedel polisi.

Apakah lirik lagu 'Bayar Bayar Bayar' benar-benar menggambarkan kondisi instansi kepolisian saat ini?

Baca Juga: Satir, Bintang Emon Sindir Polisi yang Anti Kritik Usai Lagu Bayar Bayar Bayar Dibredel, Band Sukatani Harusnya Jadi Sahabat Kapolri

Personil band Sukatani yang posting video permintaan maaf dan tarik lagu sampai menghapusnya dapat pembelaan netizen.

Warganet yang vokal soal kebebasan berkarya seni gaungkan tagar #kamibersamasukatani.

Halaman:

Tags

Terkini