Minggu, 19 Juli 2026

Keuangan HIMBARA Melesat: Kredit Naik, DPK Bertumbuh, dan Stabilitas Terjaga

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 10:46 WIB
Himbara menunjukkan performa baik. (Dok. BRI)
Himbara menunjukkan performa baik. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Di tengah gejolak ekonomi global, Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) berhasil membuktikan ketangguhannya dengan mencatatkan kinerja keuangan yang solid.

HIMBARA yang terdiri dari BRI, Mandiri, BNI, dan BTN terus menjaga stabilitas operasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran kredit yang sehat.

Ketua Umum HIMBARA sekaligus Direktur Utama BRI, Sunarso, menegaskan bahwa tata kelola yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga fundamental perbankan. Dengan dukungan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), HIMBARA mampu menjaga kepercayaan nasabah serta memastikan layanan keuangan tetap berjalan optimal.

Baca Juga: Transformasi Digital di Sektor Sosial, BRI Hadirkan Solusi Keuangan untuk Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis

Selain itu, HIMBARA juga berpartisipasi dalam program penjaminan simpanan yang dikelola oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Langkah ini memberikan kepastian kepada nasabah bahwa dana mereka tetap aman sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Keempat bank anggota HIMBARA mencatatkan kinerja finansial yang kuat sepanjang tahun 2024. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian, berikut perolehan laba masing-masing bank:

BRI: Rp60,64 triliun
Mandiri: Rp55,78 triliun
BNI: Rp21,5 triliun
BTN: Rp3 triliun

Baca Juga: Perluas Inklusi Keuangan, Holding UMi BRI Kucurkan Rp626,6 Triliun untuk UMKM

Selain membukukan laba besar, HIMBARA juga berhasil menyalurkan kredit dengan pertumbuhan positif di berbagai segmen bisnis. Berikut pencapaian utama dalam kredit:

BRI menyalurkan kredit sebesar Rp1.354,64 triliun, tumbuh 6,97% YoY, dengan 81,97% mengalir ke segmen UMKM.

Mandiri mencatatkan kredit Rp1.670,55 triliun, naik 19,5% YoY, dengan segmen wholesale sebagai pendorong utama.

BNI membukukan pertumbuhan kredit 11,6% YoY menjadi Rp775,87 triliun, didorong oleh pemulihan ekonomi dan ekspansi kredit yang prudent.

BTN mencatat pertumbuhan kredit 7,3% YoY, dari Rp333,69 triliun menjadi Rp357,97 triliun, dengan mayoritas dana disalurkan ke Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Peningkatan penyaluran kredit ini menunjukkan peran HIMBARA dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi sektor produktif seperti UMKM dan perumahan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X