news

Beda Nasib dengan Peserta CPNS Jateng yang Gagal Jadi ASN Karena Tinggi Badan, Perempuan Asal Indonesia Ini Jadi Perwira US Army Meski Badannya Pendek

Jumat, 21 Februari 2025 | 10:47 WIB
Potret Rosita Baptiste yang jadi Letkol US Army yang sempat gagal jadi jaksa dan polwan di Indonesia gegara tinggi badan (YouTube TOBA TV)

Rosita Baptiste awalnya masuk Angkatan Darat AS dengan pangkat Kopral. Dengan kegigihan dan kompetensinya, ia terus meniti karier hingga mencapai pangkat Letnan Kolonel, sebuah pencapaian luar biasa bagi seorang perempuan asal Indonesia.

Baca Juga: Serasa Ikut Audisi, Peserta SKB CPNS Kemenkumham 2024 Unjuk Bakat Usai Sesi Wawancara, 7 Keterampilan Ini Curi Perhatian Netizen

"Saya pernah jadi cleaning service di AS bersih-bersih WC, jadi karyawan Burger King pernah ya itulah hidup sampai saya ditawari suami saya masuk army ternyata waktu ikut rekrutmen juga gak ditanya tinggi badan berapa, ada pengalaman apa gak," tuturnya.

"Jadi kesempatannya sama semua, saya tes pernah gagal coba lagi dan itu gak lama selang 30 hari barulah tes fisik ternyata bagus semua dan masuklah akhirnya saya sampe sekarang jadi letkol," ucapnya dengan bangga.

Wanita berusia 41 tahun itu juga menyindir proses rekrutmen polisi dan TNI di Indonesia katanya "bayar" sedangkan di Amerika ia yang malah dibayar apalagi kemampuannya lebih dihargai daripada di negeri asalnya.

Baca Juga: Sadis! Oknum ASN DP3AKB Sumatera Utara Diduga Lakukan Kekerasan dengan Siram Air Panas ke Anak Tiri, Akhirnya Berujung Damai?

"Gue masuk angkatan gak bayar, malah gue yang dibayar bahkan saya dapat bonus loh 7.000 dolar," kata Rosita sambil mengedipkan mata yang menyindir Indonesia.

Kisah Rosita semakin menarik perhatian karena bertolak belakang dengan nasib Tri Cahyaningsih, buruh pabrik asal Boyolali yang gagal menjadi CPNS hanya karena tinggi badannya kurang 0,5 cm dari syarat minimal.

Tri telah berusaha keras dan bahkan meraih skor tertinggi dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah.

Sayangnya, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa pencapaiannya tersebut tidak cukup untuk membantunya lolos ke tahap selanjutnya hanya karena alasan fisik yang sangat kecil perbedaannya.

Baca Juga: Viral! Kronologi Seorang ASN Diduga Lakukan Kekerasan Kepada Siswa di Papua Buntut Demonstrasi Makan Bergizi Gratis, Bikin Netizen Geram

Banyak warganet yang ikut menyoroti hal ini dan membandingkan orang-orang bertalenta serta punya kemampuan yang tak diberi kesempatan di Indonesia.

Prestasi Rosita di dunia militer US Army menunjukkan  bahwa ia tetap bisa berprestasi meski sebelumnya kemampuannya tidak dihargai dengan semestinya di negara asalnya.

"Salut dengan bu Rosita, itu buktinya kalo orang Indonesia gak pernah dihargai di negara sendiri, guru honorer aja gaji 200 ribu, sedangkan di Jerman bisa tembus 60 juta, miris banget," komentar salah satu netizen.

"Bisa jadi penyemangat, jadi buat kalian yang daftar TNI/Polri di Indonesia gagal terus, coba ikuti jejak bu Rosita sapa tau rezeki kalian di sana," imbuh netizen lainnya.

Halaman:

Tags

Terkini