SketsaNusantara.id - Belum lama ini media sosial dihebohkan dengan video oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) yang diduga melakukan penganiayaan dan kekerasan terhadap anak.
Mirisnya, tindakan kekerasan ini dilakukan oleh oknum ASN yang bertugas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Sumatera Utara.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, tampak seorang anak berusia 10 tahun menangis usai dengan badan kemerahan diduga usai terkena siraman air panas.
Video tersebut sontak jadi viral dan menuai kecaman keras dari netizen. Tak sedikit yang mengutuk tindakan oknum yang diduga melakukan penganiayaan dan memintanya dipecat jadi ASN.
Peristiwa ini pun telah mendapat tanggapan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Pihaknya membenarkan adanya oknum ASN inisial FSDH (33 tahun) yang bertugas di DP3AKB Sumut yang diduga melakukan kekerasan terhadap anak tirinya sendiri.
Hal pertama yang dilakukan Pemprov Sumut adalah menyelamatkan korban yang diketahui mengalami luka-luka dan memberikan pendampingan lebih lanjut.
"Dinas P3AKB dan Dinas Kesehatan sudah mengunjungi anak yang menjadi korban, sudah dilakukan konseling, penanganan medis agar emosinya stabil," ungkap Effendy Pohan selaku Pj Sekda Provinsi Sumatera Utara kepada awak media pada hari Selasa, 11 Februari 2025.
Pihaknya secara tegas akan memanggil dan memberikan sanksi pada oknum ASN inisial FDSH karena tindakannya yang dianggap tidak manusiawi.
"Yang bersangkutan tentu akan dipanggil dan diperiksa lebih lanjut bahkan dihukum oleh aparat pe negak hukum," kata Effendy.
"Ini berlaku untuk semua ASN terutama bagi kita sebagai orang tua, tidak seharusnya mendidik dengan cara kekerasan apalagi menganiaya anak karena itu tidak manusiawi. Marah boleh tapi ada batasannya," pungkasnya.
Video tersebut awalnya diunggah oleh Dede Siregar di Facebook yang kemudian beredar luas pada hari Senin, 10 Februari 2025.
Artikel Terkait
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan: AJI Jember Serukan Perubahan di Dunia Media
Pentas Seni dan Aksi Simbolik Anak-Anak di Jember, TAMAN Serukan Ruang Aman dan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
AJI Jember X Achmad Supandi Gelar Sketsa untuk Harapan, Mengubah Ilustrasi Jadi Alat Harapan bagi Korban Kekerasan Seksual
Siapa? Seorang Ibu Bongkar Sosok Pejabat Bogor yang Lakukan Kekerasan Seksual Pada Keponakannya, Bermula dari Kejanggalan Ini...
Geger! Pejabat Bogor Diduga Lakukan Kekerasan Seksual pada Keponakannya, Perempuan ini Bongkar Kronologi dan Modusnya