Kamis, 4 Juni 2026

Pekerja Migran Asal Jember Dieksploitasi di Arab Saudi, Legislator PKB Turun Tangan Bantu Kepulangannya

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Rabu, 19 Februari 2025 | 18:37 WIB
Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi saat dikonfirmasi di kantornya. (SketsaNusantara.id/ Angga Juli Setiawan.)
Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi saat dikonfirmasi di kantornya. (SketsaNusantara.id/ Angga Juli Setiawan.)

SketsaNusantara.id - Sitti Khoimatul Hoiriyah pekerja migran yang akhirnya bisa pulang ke Jember, setelah dirinya disiksa oleh majikannya di Arab Saudi.

Perempuan 34 tahun tersebut merupakan warga Desa Mrawan, Kecamatan Mayang Kabupaten Jember yang pergi ke Arab Saudi pada tahun 2024 lalu.

Selama di Arab Saudi, Sitti berjuang bertahan hidup dan berusaha mencari cara untuk bisa pulang ke Indonesia.

Baca Juga: PC IKA PMII Jember Kawal Pencalonan Muhammad Nur Purnamasidi di Munas, Sutrisno: Kader Kami Punya Potensi Besar

Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi mengatakan, setelah mendapatkan informasi terkait nasib warga Jember tersebut, lembaga Migran Care bersama dengan Rivqy Abdul Halim Anggota DPR RI Fraksi PKB untuk membantu kepulangannya.

"Kami mendapatkan informasi dari Gus Rivqi bahwa yang bersangkutan ini pekerja migran ilegal, yang mendapatkan perlakuan tidak baik di Arab Saudi," ujarnya saat dikonfirmasi di DPC PKB Jember, Rabu 19 Februari 2025.

Sitti menjadi pekerja migran ilegal sejak tahun 2024, namun saat dirinya sudah diberangkatkan ke Arab Saudi ternyata yang bersangkutan tidak langsung bekerja.

Baca Juga: Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Jember Gus Fawait-Djoko Laksanakan Gladi Bersih Pelantikan Kepala Daerah

"Jadi Sitti ini tidak langsung bekerja, tapi harus ada di penampungan selam 3 bulan dan berpindah-pindah majikan," imbuhnya.

Menurut Ayub, pekerja migran asal Jember ini juga tidak mendapatkan kontrak kerja selama berada di Arab Saudi, sehingga tidak mendapatkan gaji yang layak.

"Sempat tidak digaji informasi yang kami dapat, ini miris sekali kondisinya," jelasnya.

Baca Juga: Sadis! Anak Penggal Kepala Ayahnya di Jember, Kini Jalani Perawatan di Yayasan Kejiwaan Usai Diduga Derita Gangguan Mental Berat

Apalagi menurutnya, Sitti ini juga mendapatkan siksaan dan menjadi korban eksploitasi selama berada di Arab Saudi.

"Dia ini juga sempat dihukum berdiri di bawah AC dari pagi hingga malam, kemudian hanya diberi makan satu kali dan bekerja selama 16 jam," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X