Minggu, 19 Juli 2026

Viral Buntut Demo Program Makan Bergizi Gratis, Klarifikasi Seorang ASN Diduga Melakukan Aksi Kekerasan Pada Siswa SMP, Terbongkar Alasannya!

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Rabu, 19 Februari 2025 | 16:48 WIB
Ilustrasi klarifikasi seorang ASN diduga melakukan aksi kekerasan kepada siswa SMP di Papua. (Freepik / freepik)
Ilustrasi klarifikasi seorang ASN diduga melakukan aksi kekerasan kepada siswa SMP di Papua. (Freepik / freepik)

SketsaNusantara.id- Klarifikasi pihak ASN yang diduga lakukan kekerasan kepada seorang siswa SMP.

Kejadian ini berlangsung ketika sejumlah siswa SMP dan SMA di Kabupaten Nabire, Papua Tengah menggelar aksi demo program Makan Bergizi Gratis.

Aksi yang terjadi pada Senin, 17 Februari 2025 ini lantas viral hingga 19 Februari 2025 melalui media sosial, salah satunya Instagram @lambe_turah.

Baca Juga: Cuma Gara-Gara Liburan ke Labuan Bajo, Talitha Curtis Diserang Komentar Nyinyir Netizen! Auto Klarifikasi: Jadi Plis Deh...

Dalam video yang diunggah tersebut tampak seorang pria ASN melakukan kekerasan kepada siswa SMP.

Siswa tersebut diduga mendapatkan tendangan dan beberapa kekerasan fisik lainnya ketika sedang dikumpulkan di Mapolres setempat usai diadakannya demo protes program Makan Bergizi Gratis.

Viktor yang merupakan ASN di dalam video viral tersebut akhirnya melakukan klarifikasi karena aksinya dituding tidak pantas.

Baca Juga: Apa Kabar Krim Tarim? 3 Inti Klarifikasi dari Pihak Pesantren Tebuireng Buntut Kisruh Ning Salma Istri Gus Ivan yang Sempat Viral

"Saya sebagai orang tua di dinas pendidikan yang berlatar belakang guru, dengan karakter saya sebagai orang pedalaman," tegasnya.

"Pada kejadian tersebut memang saya ada marah dan menasehati," imbuh Viktor.

Ia mengaku menyesal dengan aksi siswa yang turun untuk demonstrasi program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga: Petani Papua Sambut Prabowo di Merauke, Harapkan Lumbung Pangan Berkelanjutan

Karena seharusnya mereka fokus belajar. Apalagi sebagian dari mereka adalah orang asli Papua.

Dirinya membantah jika diduga menginjak siswa ketika memberikan arahan. Karena video yang tersebar tidak sesuai dengan konteks.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X