Rencananya, Danantara akan mengelola aset 7 BUMN besar yang nilainya mencapai Rp9.600 triliun.
Ketujuh BUMN tersebut antara lain Bank Mandiri, BRI, BNI, Pertamina, PLN, Telkom dan Mind ID.
Adapun status kelembagaan Danantara masih dalam pengkajian, namun lembaga yang dinilai mirip Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Dana Kekayaan Negara ini akan melapor langsung kepada presiden.
Selain itu, presiden Prabowo Subianto juga sudah resmi menunjuk Muliaman Darmansyah Hadad sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara pada November 2024 lalu.
Prabowo Subianto juga mengajak mantan presiden Indonesia juga organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) untuk menjadi dewan pengawas Danantara.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
BMKG Heboh! Pencurian Komponen Alat Pendeteksi Gempa dan Tsunami di Sulawesi Selatan, Cek Deretan Kasus Serupa Sejak Tahun 2015
Mahfud MD Tanggapi Tagar Kabur Aja Dulu, Singgung Soal Lunturnya Rasa Cinta Tanah Air
Dikawatirkan Akan Menjadi Publik Distrust, Ini Pandangan Psikolog Imam Prasodjo Terkait Fenomena Tagar 'Kabur Aja Dulu'
Ramai Tagar 'Kabur Aja Dulu', WNI di Australia Jawab Soal Kebenaran Apakah Kehidupan di Luar Negeri Lebih Baik
Alami Kesurupan Massal 32 Siswa SMPN 4 Jember Diliburkan, Kepala Sekolah: Dulu Sempat Terjadi Juga...
Dugaan Agenda di Balik Tagar 'Kabur Aja Dulu', Pandji Sebut Ada yang Mendapatkan Keuntungan dari Jeleknya Nama Pemerintah