Minggu, 19 Juli 2026

Dugaan Agenda di Balik Tagar 'Kabur Aja Dulu', Pandji Sebut Ada yang Mendapatkan Keuntungan dari Jeleknya Nama Pemerintah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 18 Februari 2025 | 06:00 WIB
Pandji sebut ada agenda di balik tagar 'Kabur Aja Dulu'. (Tangkap layar Youtube DPP PKB)
Pandji sebut ada agenda di balik tagar 'Kabur Aja Dulu'. (Tangkap layar Youtube DPP PKB)

SketsaNusantara.id - Pandji Pragiwaksono turut mengomentari ramainya tagar 'Kabur Aja Dulu' yang belakangan ini ramai di media sosial (medsos).

Tagar tersebut berupa ajakan untuk pindah dan bekerja di luar negeri sebagai wujud kekecewaan anak muda terhadap minimnya lapangan pekerjaan dan mahalnya biaya pendidikan.

Tagar 'Kabur Aja Dulu' juga dipicu oleh kebijakan efisiensi anggaran besar-besaran yang diterapkan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Ramai Tagar 'Kabur Aja Dulu', WNI di Australia Jawab Soal Kebenaran Apakah Kehidupan di Luar Negeri Lebih Baik

Menurut Pandji, fenomena tersebut sebenarnya sudah lama terjadi. Hanya saja, baru belakangan ini hastag atau tagar-nya yang muncul di medos.

"Kalau menurut saya sih hastag-nya yang baru ada. Ya, sebenarnya kecenderungan untuk 'ah Indonesia tidak beres, gua ke luar negeri aja' itu udah dari dulu. Hastag-nya aja yang baru," kata Pandji, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube DPP PKB yang diunggah Senin, 17 Februari 2025.

Menurutnya, kegusaran masyarakat atas apa yang terjadi di Indonesia sebenarnya sudah berlangsung sdari dulu.

Baca Juga: Dikawatirkan Akan Menjadi Publik Distrust, Ini Pandangan Psikolog Imam Prasodjo Terkait Fenomena Tagar 'Kabur Aja Dulu'

Ia pun memberikan contoh dari para pelajar penerima beasiswa LPDP yang belajar di luar negeri yang akhirnya enggan untuk pulang ke Indonesia.

"Jadi, kegusaran masyarakat atas apa yang terjadi di Indonesia itu udah dari dulu. Kalau kita tanya sama, kan ada fenomena juga tuh, orang yang terima LPDP tidak mau balik, karena saya juga sering tur ke luar negeri, ketemu sama pelajar, ketemu penerima LPDP, dan juga nggak mau balik, mereka sendiri yang mengaku," lanjutnya.

Para pelajar yang tidak mau pulang ke Indonesia itu pun berupaya agar bisa tetap berada di negara mereka tinggal. Alasannya karena tidak ada harapan di Indonesia.

Baca Juga: Mahfud MD Tanggapi Tagar Kabur Aja Dulu, Singgung Soal Lunturnya Rasa Cinta Tanah Air

"Padahal, kontraknya kan kontrak untuk balik kan, mereka mikir caranya supaya bisa mengelabui atau tetep pada di sana," kata Pandji.

Menurut Pandji, dengan bekal kemampuan keilmuan dan skill yang tinggi, tidak ada yang mampu membayar di Indonesia.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Youtube DPP PKB

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X