"Dan kalau ditanya kenapa, karena jawabannya adalah nggak ada harapan dia balik ke Indonesia. Kenapa? Karena skill set-nya, keilmuannya terlalu tinggi untuk ada di Indonesia. Dan nggak ada yang mampu bayar dia, ini wajar aja," ucapnya.
Pandji juga menyoroti perihal munculnya berbagai sentimen yang harus diakui sedang menggambarkan kondisi Indonesia yang lebih buruk dari sebelumnya. Meskipun demikian, gambaran tersebut selalu bisa didiskusikan.
"Nah, apakah bener lebih buruk atau tidak, tentu ini ruang untuk diskusi," tutur Pandji.
Menariknya, Pandji juga menyinggung dugaan adanya pihak yang memanfaatkan dengan adanya tagar tersebut.
"Tapi, yang pasti, ada yang menurut saya, memanfaatkan itu untuk agendanya masing-masing," kata Pandji.
Pernyataan tersebut cukup menarik karena selama ini ia dianggap sebagai sosok yang berseberangan dengan pemerintah.
"Jadi, saya kan selalu dianggap sebagai orang yang selalu berseberangan dengan pemerintah. Saya mah nggak pernah memposisikan ada di seberang siapa-siapa, saya mah untuk kebaikan rakyat. Tapi kalau misal ada yang perlu dikritik ya kita kritik. Ada tapi, di Indonesia ini pihak-pihak yang mendapatkan keuntungan dari jeleknya nama pemerintah," pungkas Pandji.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Selain Ratu Sofya, 5 Artis Ini Juga Kabur dari Rumah karena Tak Diberi Restu Atas Hubungan Asmaranya
Ning Salma ke Mana? Bukannya Tanggung Jawab, Istri Gus Ivan Tebuireng Diduga Kabur ke Luar Negeri Usai Gaduh Krim Tarim
Apa Arti Tagar 'Kabur Aja Dulu'? Disebut Akan Jadi Solusi Bagi Masyarakat Indonesia yang Ingin Penghidupan Lebih Baik
Ratu Sofya Bantah Cornelio Sunny Telah Mencuci Otaknya untuk Kabur dari Rumah, Sebut Komunikasi dengan Orang Tuanya Kurang Baik
Sempat Trending Tagar Kabur Aja Dulu Oleh Anak Muda Buntut Warna-Warni Isu di Indonesia, Bahlil Lahadalia Beri Pesan Menohok, Netizen: yang Korupsi?