Material ini kemudian dapat jatuh kembali ke permukaan bumi bersama dengan hujan, sehingga menciptakan efek hujan dengan butiran menyerupai jeli.
Selain itu, kemungkinan lain adalah adanya pencemaran lingkungan atau limbah industri mengandung bahan kimia tertentu yang bereaksi dengan air hujan hingga menghasilkan substansi yang menyerupai jeli.
Meskipun demikian, BMKG juga menyatakan bahwa fenomena ini tergolong langka dan memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti hingga terjadi hujan jeli di Gorontalo.
"Untuk mengetahui penyebab secara pasti (hujan jeli) tentu membutuhkan penelitian lebih lanjut karena fenomena ini langka dan pertama kali terjadi di Gorontalo," ucap Cucu.
BMKG sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo dan pihak terkait lainnya untuk mengumpulkan sampel dan menganalisis fenomena ini secara lebih mendalam.
Masyarakat Desa Leyao dan sekitar Gorontalo Utara juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik serta tidak menyentuh butiran jeli secara berlebihan karena belum diketahui kandungan apa saja yang ada di dalamnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Ci Mehong Beberkan Alasan Ini Usai Melaney Ricardo Viral Kena Bentak Karyawan yang Bekerja di Usaha Miliknya, Ternyata...
CEO Siloam Hospital Viral Usai Kepergok Pulang Kerja Naik Helikopter, Penampilan Sederhana dan Sikap Ramah Caroline Riady Banjir Pujian
Aksi Mayor Teddy Tegur Paspampres yang Payungi Presiden Prabowo Subianto Viral, Netizen Beri Komentar Menohok...
Viral! Sekumpulan Pekerja Hingga Petinggi Perusahaan Produksi Es Krim di Jepang Minta Maaf Gegara Kenaikan Harga, Netizen Bandingkan dengan Indonesia
Ampun Bang Jago! Viral Aksi Premanisme Oknum Ormas Loreng Oranye, Palak Guru hingga Rusak Alat Marching Band TK di Tangsel