"Bagi yang punya kesempatan itu, maka gunakan dengan sebaik-baiknya. Tetap usahakan untuk berkontribusi untuk Indonesia dari manapun tinggal atau berada," pesannya.
Tak sampai di situ, Anies juga sampaikan pesan menyentuh untuk masyarakat yang tak punya kesempatan ke luar negeri. Ia memberikan semangat agar masyarakat tetap berjuang tantangan meski rintangannya akan lebih berat di masa depan.
"Bagi yang tinggal di Indonesia (tidak punya kesempatan ke luar negeri), yuk kita saling dukung dan saling jaga satu sama lain. Karena apapun tantangannya, kita hadapi bersama. Semoga Allah SWT memberi kita kekuatan," pungkas Anies Baswedan.
Perkataan Anies itu bertolak belakang dengan Bahlil Lahadalia. Menteri ESDM yang sebelumnya menanggapi soal tren kabur Aja DUlu yang dianggap tak cinta Indonesia.
"Kalau tiba-tiba ingin tinggal dan cari kerja di luar negeri, saya malah meragukan nasionalisme kalian di mana," kata Bahlil dalam video yang beredar di media sosial yang sempat ramai jadi gunjingan netizen belakangan ini.
Pernyataan Anies ini dianggap sebagai respons terhadap komentar Bahlil yang sebelumnya meragukan nasionalisme individu yang memilih mencari peluang di luar negeri.
Bukan tanpa alasan tren #KaburAjaDulu muncul sebagai bentuk kritik terhadap kesenjangan sosial dan himpitan ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat.
Banyak yang merasa bahwa kesempatan kerja dan kualitas hidup di Indonesia semakin sulit, sehingga mencari peluang di luar negeri dianggap sebagai alternatif yang lebih menjanjikan.
Bahkan sejumlah WNI juga mengaku bahwa kemampuan dan kerja keras mereka lebih dihargai saat kerja di luar negeri dibandingkan kerja di Indonesia. Hal ini mendorong masyarakat terutama anak muda ingin pindah atau "kabur" ke luar negeri, dengan alasan utama untuk memperbaiki kesejahteraan mereka.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Golkar Bela Bahlil Lahadalia yang Masuk Daftar Menteri Terburuk di 100 Hari Kabinet Prabowo-Gibran
Berbeda dengan Bahlil, Nasaruddin Umar Sukses Jadi Menteri Terbaik Prabowo Gibran di 2 Survei, Menyala Menag RI
Bahlil Lahadalia Sebut Elpiji 3 Kg Dilarang Dijual Pengecer untuk Kontrol Regulasi dan Harga, Masyarakat: Pecat Nih Menteri!
Polemik Gas LPG 3 Kg Langka Diduga Hanya untuk Tukar Tambah Isu Pagar Laut, Bahlil Lahadalia: Gak Ada Menteri yang Kerja
Geram dengan Ulah Menteri ESDM, Warga Ngadu ke Presiden Prabowo Minta Pecat Bahlil Lahadalia: Ngawur Bikin Aturan
Beli LPG 3 Kg Makin Susah! Netizen Soroti Warga yang Antre Berjam-jam di Agen Gas hingga Memakan Korban Jiwa, Bahlil Didesak Mundur dari Menteri ESDM
Menteri ESDM Bikin Gaduh, Prabowo Instruksikan Bahlil Aktifkan Lagi Pengecer LPG 3 Kg, Netizen: Pecat Orangnya...