Kamis, 4 Juni 2026

Pemerintah Banjir Kritikan Usai Deddy Corbuzier Dilantik Jadi Stafsus Menhan, Dianggap Jadi 'Beban Negara' di Tengah Upaya Efisiensi Anggaran

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 12 Februari 2025 | 07:00 WIB
Pelantikan Deddy Corbuzier jadi sorotan. (Instagram/sjafrie.sjamsoeddin)
Pelantikan Deddy Corbuzier jadi sorotan. (Instagram/sjafrie.sjamsoeddin)

"TVRI sebagai corong pemerintah kan emang udah diganti sama podkes dan influencer. TV swasta aja menggap-menggap sebenarnya, sudah ada yang tumbang," komentar Sammy.

Banyak warganet yang menganggap omongan Prabowo soal efisiensi anggaran dianggap "omon-omon" karena pelaksanaannya dianggap tak tepat sasaran.

Masyarakat menyayangkan pelantikan Deddy Corbuzier yang makin menambah pejabat Kemhan di Kabinet Merah Putih sehingga dianggap sebagai "beban negara".

Anggaran negara harusnya lebih berpihak pada masyarakat kecil seperti pegawai RRI dan TVRI dibandingkan Deddy Corbuzier yang sudah memiliki harta melimpah dari profesinya sebagai artis dan YouTuber.

"Di saat sebagian rakyat biasa yang bekerja di TVRI dan RRI harus menerima kenyataan pahit DIRUMAHKAN, tapi justru DEDDY CORBUZIER sang Letkol Tituler diangkat jadi STAFSUS MENHAN. Miris bener, " komentar akun @aiantierl.

"Efisiensi, dampaknya bikin karyawan atau rakyat kecil kena PHK, lalu disaat yang sama rezim Prabowo terus angkat buzzernya jadi pejabat baru, yang terbaru Deddy Corbuzier. Prabowo lakukan penghematan kan tujuannya demi rakyat, tapi itu cuma omong kosong sappo, cuma omon-omon, tipu-tipu," sindir akun @ank_ogie.

"Mempertanyakan keputusan pemerintah ini, kita dukung pak @prabowo tapi seharusnya efisiensi anggaran harus tepat sasaran untuk rakyat, malah nambah orang lagi di kabinet, salah satunya Deddy Corbuzier yang malah jadi beban baru buat negara, pangkas tunjangan pejabat jangan rakyat terus yang harus ngalah," komentar akun @aldhi_akb4r.

"Deddy Corbuzier resmi dilantik menjadi stafsus menteri pertahanan, padahal Prabowo sendiri bilang mau hemat anggaran sampe rela potong banyak anggaran kementerian lain. eh tahu tahunya nambahin beban anggaran," imbuh akun @tanyarlfess.

Diketahui, Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan akan melakukan efisiensi dengan meniadakan study banding dan pemangkasan anggaran tak penting di pemerintahan. Namun, dengan dilantiknya Stafsus Menhan menjadikan anggaran negara bertambah.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 68 tahun 2019 tentang Organisasi Kementerian Negara disebutkan bahwa staf khusus setara dengan Jabatan Struktural Ib atau Jabatan Pimpinan Madya yang memiliki gaji sekitar Rp3,8 juta hingga Rp6,3 juta.

Ditambahn lagi dengan tunjangan kinerja (tukin) sebesar Rp27,6 juta hingga Rp29 juta, sehingga Deddy Corbuzier bisa mengantongi gaji sekitar Rp31 juta hingga Rp35 juta per bulannya.

Tak heran jika masyarakat menyebut anggaran sebesar itu bisa menggaji karyawan kontrak atau Non-ASN yang lebih membutuhkan pekerjaan.

Apalagi, Deddy Corbuzier sudah memiliki gurita bisnis termasuk podcast Close the Door di YouTube miliknya yang punya 20,5 juta subscribers yang mengantongi penghasilan sekitar Rp224 hingga Rp3,5 milyar per bulannya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @sjafrie.sjamsoeddin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X