SketsaNusantara.id - Istana Negara menepis kabar soal pemangkasan anggaran untuk Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang sempat ramai jadi sorotan belakangan ini.
Sebelumnya terdengar kabar bahwa BMKG terkena dampak efisiensi anggaran sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Pemangkasan anggaran yang cukup signifikan dibading tahun sebelumnya akan berdampak langsung pada operasional BMKG.
Hal ini ramai jadi sorotan publik dan menimbulkan kekawatiran karena akurasi informasi cuaca termasuk peringatan dini gempa bumi akan menurun yang berdampak pada keselamatan masyarakat.
Humas BMKG belum lama ini menyampaikan bahwa anggaran BMKG tahun 2025 ini sekitar Rp1,5 triliun yang terkena pemangkasan 50,35% dari anggaran semula yang berjumlah Rp2,826 triliun.
Pemotongan anggaran yang cukup signifikan akan mengurangi biaya belanja modal dan belanja barang, yang mengakibatkan pemeliharaan peralatan operasional menurun.
Baca Juga: Viral! Penumpang Histeris dan Ngamuk Kehilangan Emas di Bandara Haluoleo, Ternyata Pelakunya....
Alhasil, banyak alat operasional utama yang tidak akurat bahkan terancam tidak berfungsi dengan baik karena dana pemeliharaan berkurang hingga 71%.
Masyarakat menyayangkan keputusan pemerintah melakukan pemotongan anggaran untuk BMKG karena dianggap berbahaya dan dapat mengancam keselamatan warga, mengingat posisi Indonesia berada pada "ring of fire" yang rawan bencana alam termasuk gempa bumi dan tsunami.
Kabar pemangkasan anggaran untuk BMKG ini pun mendapat atensi dari Istana. Pihaknya membantah kabar soal anggaran BMKG yang dipotong hingga 50%.
Baca Juga: Diisukan Mangkrak dan Dana Pembangunan Diblokir, Ini Pendapat Hotman Paris Saat Kunjungi IKN
Hal ini disampaikan Hasan Nasbi selaku Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, yang menyebut anggaran terkait mitigasi bencana termasuk untuk BMKG tak ikut terdampak efisiensi anggaran.
"Tidak benar (pemotongan) anggaran BMKG sebesar 50 persen karena kena dampak efisiensi. Silakan cek sendiri ke BMKG untuk data terbaru," kata Hasan Nasbi pada awak media dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @ctd.insider pada hari Selasa, 11 Februari 2025.
Artikel Terkait
Deddy Corbuzier Jadi Staf Khusus Kemenhan, Segini Gaji yang Diterima, Lebih Banyak dari Adsense YouTubenya?
Tenaga Honorer Penjaga Palang Pintu Rel Kereta Api di Jember Dibebastugaskan, Dishub: Sementara Ditangani Pemerintah Desa
Deddy Corbuzier Dilantik Jadi Stafsus di Kementerian Pertahanan, Netizen Bongkar Jejak Digital
Tanggapan BKPSDM Jember Terkait Gaji Pegawai Non-ASN yang Belum Cair di Tahun Anggaran 2025
Unik dan Humanis! Polisi di Jember Bagi-Bagi Jas Hujan Saat Operasi Keselamatan Semeru 2025
Tertangkap Saat Curi Motor Milik Petani, Maling Motor di Jember Dimassa Warga