Kamis, 4 Juni 2026

Bukan Dikasihani! Perempuan Indramayu Ini Apes Usai Menikah dengan Pria dari China, Nangis-Nangis Mengaku Jadi Korban TPPO Malah Digunjing Netizen

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 17:21 WIB
Begini kata netizen usai ada perempuan asal Indramayu yang membuat laporan dugaan TPPO. (Freepik / teksomolika)
Begini kata netizen usai ada perempuan asal Indramayu yang membuat laporan dugaan TPPO. (Freepik / teksomolika)

SketsaNusantara.id- Perempuan asal Indramayu ini ceritakan bahwa dirinya diduga menjadi korban TPPO.

Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO ini disinyalir ketika dirinya ditawarkan untuk mengikuti ajang pengantin pesanan.

Akhirnya seorang perempuan yang bernama Sugi Purnamawati (31) menderita hidup bersama pria asal China, netizen pun menyoroti satu hal.

Baca Juga: 4 Fakta Menarik di Balik Misteri Perempuan Asal Indramayu Mengaku Jadi Korban TPPO Usai Menikah dengan Pria dari China, Bermula dari Modus Ini!

"Saya korban perdagangan orang modus pengantin pesanan," ungkapnya sambil hampir menangis dalam Instagram @indramayuupdate dan @rumpi_gosip.

"Orang tersebut menawarkan perkawinan dengan orang China dan menjanjikan keluarga saya akan dijamin setiap bulannya," imbuhnya.

Ia mengaku percaya dengan tawaran seseorang tak dikenal di media sosial TikTok. Ia ditawarkan menikah dengan seorang pria asal China.

Baca Juga: Berhasil Gulingkan Petahana, Inilah Harta Kekayaan Lucky Hakim, Yatim Piatu yang Bakal Pimpin Indramayu

Pria tersebut mengaku memiliki saham di sebuah perusahaan di Sulawesi. Kemudian pernikiahan siri pun digelar pada 6 Desember 2024.

"Tapi ternyata setelah saya menjalankan pernikahan siri, perjanjian sebelumnya tidak dilakukan, saya tidak dikasih uang," jelasnya.

Diketahui bahwa sebelum menikah ia dijanjikan agar keluarganya di Indramayu akan dijamin kebutuhannya per bulan.

Baca Juga: Dwi Citra Weni atau Wenny Myzon Ngaku Pengangguran Tapi Berduit, Mantan Karyawan PT Timah Asli Tajir? Netizen: Pasien RSJ Prioritas

"Kalau saya menagih janjinya, marah-marah dan mengadu ke agensi, kemudian agensi menegur saya. Untuk itu pemerintah Indonesia saya meminta bantuannya," pungkasnya.

Kerabat korban kemudian melaporkan adanya dugaan TPPO. Namun unggahan ini tak banyak mendapatkan simpati.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @rumpi_gosip, Instagram @indramayuupdate

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X