Bukan membahas soal pekerjaan atau progress IKN, Jokowi menyebut komunikasinya dengan Basuki atau yang akrab disapa Pak Bas hanya sekedar bertukar sapa.
"Ya kalo (komunikasi) cuma mengabarkan aja, bukan urusan pekerjaan. Kadang-kadang ya 'Sehat Pak Bas, keluarga gimana,' gitu aja," ucap Jokowi.
"Itu sudah urusan pemerintah ya makanya saya jangan ditarik-tarik lagi, nggak ada hubungannya laporan progress (IKN) ya ke Presiden," pungkasnya sambil tertawa.
Respons Jokowi menanggapi soal pemblokiran anggaran IKN yang terancam mangkrak ini mengundang kritikan dari netizen di media sosial.
Banyak warganet ikut kesal dan menyindir Jokowi yang mewarisi proyek IKN tapi kini malah lepas tangan apalagi sudah banyak merugikan masyarakat dalam berbagai hal.
"Dulu yakin banget IKN bakal jadi ibukota lebih ramah lingkungan, lebih maju dari Jakarta, sekarang seneng lah dia lepas tangan, yang penting bisnis jalan," sindir salah satu netizen.
"Heran, kan dulu IKN proyek ambisiusnya dia, katanya investor banyak yang ngantri tapi sekarang mangkrak, gimana ceritanya? sedangkan hutan udah digunduli, rakyat diusir paksa buat bikin IKN," imbuh netizen lainnya.
"Enak banget ngomongnya dulu dia yang sibuk sendiri kekeuh pengen pindahin Jakarta ke IKN. Negara sudah dirugikan Triliyunan dari pajak Rakyat buat bangun IKN situ juga harus ada pertanggung jawabannya ke Pak Prabowo, investigasi kan sekarang udah jadi RAKYAT INDONESIA bukan presiden lagi," pungkas netizen lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Cuma 1 Jam dari IKN Nusantara, Spot Wisata ini Menyimpan Kekayaan Flora dan Fauna Asli Kalimantan
Basuki Hadimuljono Dilantik Sebagai Kepala Otorita IKN, Apa Tugasnya?
Fedi Nuril Muncul Tanggapi Data Kunjungan IKN yang Dirilis Kementerian Pariwisata, Pertanyaannya Jadi Sorotan...
Presiden Prabowo Resmi Berkantor di IKN Nusantara 17 Agustus 2028, Siap Jadi Tonggak Sejarah Baru RI
5 Fakta Bandara IKN yang Kebanjiran hingga Jadi Kolam Lumpur, Berlabel VVIP dengan Anggaran Triliunan