SketsaNusantara.id - Ratusan siswa SMAN 1 Mempawah Kalimantan Barat menggelar aksi demonstrasi pada Senin, 3 Februari 2025.
Aksi demonstrasi tersebut merupakan reaksi kekecewaan siswa yang terancam gagal mengikuti SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) 2025.
Ke-115 siswa SMAN 1 Mempawah tersebut gagal mengikuti SNBP 2025 lantaran kelalaian sekolah dalam mengisi PDSS (Pangkalam Data Sekolah dan Siswa).
“Ratusan siswa-siswi SMA Negeri 1 Mempawah menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 3 Februari 2025 pagi. Mereka menuntut agar pihak sekolah bertanggung jawab atas kelalaian mengisi PDSS hingga menyebabkan ratusan siswa tak dapat mengikuti SNBP 2025,” tulis akun TikTok @Jendela-Indonesia.
Dalam unggahan tanggal 4 Februari 2025 tersebut, terekam isak tangis siswa SMAN 1 Mempawah yang gagal ikuti SNBP tersebut.
Akun tersebut menuding Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Mempawah lalai mengisi PDSS lantaran sibuk membuat konten.
“Akibat sibuk ngonten, Waka SMA 1 Mempawah lalai isi PDSS, ratusan siswa terancan tak ikut SNBP 2025,” tulis akun tersebut dalam video berdurasi 38 detik itu.
Sementara itu, salah seorang siswa yang mengikuti aksi demonstrasi tersebut sempat mengungkapkan kekesalannya atas insiden tersebut.
Menurut siswa dalam video tersebut, proses pengisian PDSS sudah berlangsung sejak Desember 2024 lalu.
“Kekesalan saya itu bang, benda (pengisian PDSS) ini berlangsung dari bulan Desember, bisa-bisa sampai Januari sampai Februari ini belum selesai,” tuturnya seperti dikutip SketsaNusantara.id.
Artikel Terkait
Beli LPG 3 Kg Makin Susah! Netizen Soroti Warga yang Antre Berjam-jam di Agen Gas hingga Memakan Korban Jiwa, Bahlil Didesak Mundur dari Menteri ESDM
Tagar Peringatan Darurat Kembali Bergema, Netizen Soroti Kelangkaan LPG 3 Kg hingga Sebabkan Seorang Lansia Meninggal saat Antri
236 Pengendara Meninggal akibat Kecelakaan di Jombang, Jalan Rusak Jadi Salah Satu Penyebab
Kronologi Penjual Nasi Uduk di Pamulang Meninggal Dunia, Diduga Akibat Kelelahan Antri saat Beli Gas Elpiji 3Kg
Breaking News! Presiden Prabowo Subianto Instruksikan Pengecer Kembali Berjualan Gas Elpiji 3 Kg Mulai 4 Februari 2025
Terekam CCTV, Polisi Beberkan Fakta Penjual Nasi Uduk di Tangsel yang Dikabarkan Meninggal Dunia Akibat Kelelahan Berburu Gas LPG 3 Kg, Gak Antre?
Menteri ESDM Minta Maaf Perkara LPG 3 Kg yang Dinilai Menyusahkan Rakyat, Momen Bahlil Hampir Ditampol Warga Saat Sidak ke Pangkalan Gas Jadi Sorotan
Gas Langka! Lansia 62 Tahun Meninggal Dunia Setelah Kelelahan Antri Elpiji 3 Kg
Diduga Akan Segera Jadi Tersangka Atas Laporan Reza Gladys, Dugaan UU ITE dan TPPU Menjerat Nikita Mirzani
RESMI! Uji Coba Sistem Satu Arah (SSA) di Kawasan Kampus Sumbersari Jember Diberhentikan, Sempat Jadi Polemik Warga Sekitar
Palang Perlintasan Kereta Api di Rambipuji Jember Diduga Tak Ditutup Sebabkan Minibus Tertabrak KA Wijaya Kusuma, Petugas Terancam Sanksi Pidana