Kamis, 4 Juni 2026

Perang Siber Makin Nyata, TNI Akan Rekrut Sipil Ahli IT Jadi Prajurit, Agus Subiyanto: Kita Jadikan Tentara

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Jumat, 31 Januari 2025 | 14:00 WIB
Ilustrasi, TNI akan merekrut warga sipil untuk menjadi tentara siber. (Pexels.com/Vika Glitter )
Ilustrasi, TNI akan merekrut warga sipil untuk menjadi tentara siber. (Pexels.com/Vika Glitter )

SketsaNusantara.id - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengumumkan rencana merekrut warga sipil dengan keahlian khusus di bidang siber.

Langkah ini bertujuan memperkuat pertahanan digital Indonesia dalam menghadapi serangan siber yang semakin kompleks.

Menurut Agus, pendekatan ini lebih efektif dibandingkan melatih prajurit militer dari nol untuk menjadi ahli siber.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan TNI-Polri Harus Koreksi Diri dan Jaga Kepercayaan Rakyat

Dengan merekrut orang yang sudah memiliki keterampilan di bidang tersebut, mereka dapat langsung beradaptasi dengan tugas-tugas pertahanan digital.

Hal itu diungkapkan saat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat 31 Januari 2025.

"Kalau di bidang lain seperti siber, saya rekrut khusus siber yang memang dia yang tadinya orang siber, sipilnya siber. Kita jadikan jadi tentara. Dia punya kemampuan siber," ujar Agus.

Baca Juga: Tegas! Pangkoarmada RI Sebut Akan Tindak Tegas 3 Oknum TNI Jika Terbukti Terlibat Penembakan Bos Rental Mobil di Tangerang

Agus menegaskan bahwa para tentara siber ini nantinya akan mendapat kurikulum khusus yang sesuai dengan kebutuhan operasi di dunia maya.

Setelah dilantik, mereka akan langsung siap menjalankan tugasnya dalam mendukung pertahanan siber negara.

Selain merekrut ahli siber, Agus juga mengungkapkan bahwa TNI akan merekrut perwira prajurit karier (PA PK) dari kalangan profesional di bidang kedokteran, psikologi, dan hukum.

Baca Juga: Klarifikasi Irenne Ghea Soal Plat Nomor RFD Diduga Pakai Mobil Dinas TNI yang Viral Akibat Konvoi CB di Nganjuk: Aku Beli...

Berbeda dengan pendidikan militer reguler di Akademi Militer, para perwira ini akan menjalani pelatihan yang lebih spesifik sesuai dengan keahlian mereka.

Langkah ini menegaskan bahwa TNI membutuhkan tenaga ahli yang langsung siap berkontribusi tanpa harus melalui pendidikan militer yang panjang.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X