SketsaNusantara.id - Habib Kribo atau Zein Assegaf jadi sorotan publik usai terang-terangan membela Program Strategi Nasional (PSN) PIK 2.
Ia bahkan menyebut, pihak yang menolak PSN PIK 2 adalah manusia-manusia kerdil dan tak ingin negara maju.
Habib Kribo mengatakan, masyarakat tidak boleh menolak pembangunan, karena berkaitan dengan kemajuan negara.
“Kita nggak boleh nolak pembangunan, karena semua negara berpacu dalam membangun,” kata Habib Kribo dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @Mdy_Asmara1xxx.
Sebab menurut Habib Kribo, kemajuan suatu negara akan dilihat dari pembangunan yang dilakukan.
Ia pun mencontohkan PIK 2 yang kini tengah dalam proses pembangunan di daerah pesisir yang awalnya tidak pernah tersentuh manusia.
“Ada seorang pengusaha, yang masih mau menanamkan modalnya di Indonesia, sementara yang lain, membuang dananya ke luar negeri, harusnya kita dukung, membangun,” sambung Habib Kribo.
Masih menurut Habib Kribo, akan ada banyak manfaat yang didapat jika pembangunan dilakukan di PIK 2, di antaranya tanah yang tidak aktif menjadi aktif, juga padat karya yang akan dipekerjakan.
“Saya sering masuk ke sana. Nah, itu saya pikir, kalau orang nolak pembangunan PIK 2 itu, manusia kerdil lah saya bilang, tidak ingin negeri ini maju,” tuturnya.
Sontak saja, pernyataan Habib Kribo yang terang-terangan membela pembangunan PIK 2 hingga menyebut pihak yang menolak adalah manusia kerdil tuai kritikan.
Artikel Terkait
Duduk Dekat Erina Gudono Raffi Ahmad Tutup Hidung Rapat-Rapat, Bau Ketiak Oligarki Kembali Jadi Bahan Rujakan
Kisah Tragis di Balik Pembangunan Kolam Peninggalan Kerajaan Majapahit, Ada yang Bikin Hati Hayam Wuruk Tersayat Pilu
Kenapa Tagar SaveSaidDidu Trending di X? Benarkah Gara-Gara Kritik PSN PIK 2? Mahfud MD Suarakan Dukungannya
Jejak Masa Lalu Gus Miftah Dikuliti! Warganet Tuntut Transparansi Pembangunan Pondok Pesantren Ora Aji, Nama Mantan Presiden Ikut Terseret
Sindiran Menohok Luluk Hamidah soal Pemasangan Pagar di Perairan Tangerang dan Bekasi: Sekarang Bambu Digunakan untuk Melindungi Oligarki