SketsaNusantara.id - Aksi perundungan atau bullying kembali terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tindakan perundungan dilakukan oleh pelajar SMA yang membuat korbannya tak sadarkan diri beberapa hari.
Peristiwa ini diketahui dari postingan akun Instagram @jemberawesome yang mengunggah video dan mengungkap kronologi aksi perundungan yang terjadi pada hari Minggu, 19 Januari 2025 lalu.
Diketahui, aksi perundungan ini terjadi di Dusun Pondok Rampal, Desa Pondok Jaya, Kecamatan Semboro, kabupaten Jember, Jawa Timur.
Dalam video yang beredar disebutkan korban perundungan adalah anak yatim siswa kelas 6 SD yang mendapat perlakuan kekerasan hingga tak sadarkan diri karena diberi minuman keras (miras).
"Usut tuntas korban bullying di Pondok Rampal, Desa Pondok Jaya, Kecamatan Semboro. Kami mendapatkan info terkait dugaan bullying yang dilakukan salah satu Siswa SMA yang melakukan aksi perundungan terhadap siswa SD kelas 6," tulis akun Instagram @jemberawesome dikutip SketsaNusantara.id dari postingan yang diunggah pada hari Selasa, 21 Januari 2025.
Kronologi aksi perundungan ini bermula dari ketika korban bermain dengan seorang anak siswa SMA hingga dicekoki dengan minuman beralkohol yang menyebabkan siswa kelas 6 SD tersebut mabuk.
Seketika bocah kelas 6 SD ini tak sadarkan diri dan membuat panik siswa SMA. Namun, bukannya dibawa pulang ke rumah, pelaku malah membawa bocah tersebut ke air terjun untuk menyadarkan korban.
Bahkan saat direndam ke air pun korban masih belum sadar hingga dibawa ke sebuah lapangan. Miris, pelaku malah menginjak-injak dan menendang tubuh korban seperti yang ditampilkan dalam video amatir yang beredar di Instagram.
"Korban masih belum sadar setelah direndam air, lalu korban dibawa lagi ke sebuah Got. Saat direndam itulah korban akhirnya ditemukan ibunya," ungkap akun Instagram @jemberawesome.
"Akibat dari aksi ini korban tidak sadar dan mengigil atas kejadian ini. Ibu korban membawa anaknya ke Puskesmas dan mendapatkan pertolongan pertama dengan diberi infus dan Oxygen," imbuhnya.
Akibat perbuatan keji pelaku, korban diketahui tak sadarkan diri selama 2 hari. Korban terbaring lemah mulai hari Minggu, 19 Januari hingga kembali siuman pada hari Senin, 20 Januari 2025.
Artikel Terkait
Relawan Baret Rescue Jember Identifikasi Ada 50 KK yang Terisolir, Usai Jembatan Penghubung 2 Desa Terputus
Bermodal KTP Palsu Pasturi di Jember Berhasil Raup Keuntungan dari Pinjaman Bank, Modusnya...
Nangis Saat Ditangkap Satreskoba Polres Jember, Bandar Narkoba Ternyata Simpan Sabu Seberat Hampir 1 Ons
Geger di Jember! Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional Lojejer Tolak Mentah-Mentah Kehadiran Indomaret, Ini Alasannya
Megawati Banjir Pujian Usai Ukir Rekor 10 Kemenangan Beruntun, Opposite Hitter Asal Jember Ungkap Latihan Red Sparks: Sulit!