SketsaNusantara.id - Laki-laki paruh baya ditemukan tewas di pinggir pantai Jadugan di Desa Mojosari Kecamatan Puger, pada Senin 20 Januari 2025 petang.
Mayat pria paruh baya tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Mulyono, yang melihat langsung kondisi jenazah korban.
Posisi saat korban ditemukan sudah tanpa busana dan posisi terlentang di bibir pantai tersebut, kemudian Mulyono segera melaporkan kepada pihak kepolisian.
“Saat saya jalan di pantai buat melihat ombak untuk melaut, tiba-tiba ada bau tidak sedap dan melihat ada sebuah tubuh yang sudah kaku,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa 21 Januari 2025.
Mulyono menerangkan, saat ditemukan kondisi jenazah korban sudah tanpa busana dan tidak ada identitasnya, kemudian ditemukan adanya beberapa luka di tubuhnya.
“Sudah tergeletak begitu, saya melihat ada luka-lukanya juga,” imbuhnya.
Baca Juga: Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jember Jadi Bulan Februari atau Maret? Ini Penjelasan DPRD Jember
Sempat terpikir Mulyono untuk mencari identitas korban, tetapi tidak ditemukan di lokasi kejadian tersebut.
“Tidak ditemukan identitas, sempat dicari tapi tidak ada,” terangnya.
KBO Satpolair Polres Jember Aiptu Agus Riyanto mengatakan, sampai dengan siang ini belum ada informasi keluarga yang mencarinya.
“Kami belum mendapatkan informasi keluarga yang mencarinya,” jelasnya.
Ciri-ciri korban menurut Aiptu Agus, korban berambut ikal, tinggi kurang lebih 150 cm dan kulit sawo matang.
Artikel Terkait
Rendahnya Indeks Pembangunan Gender di Kabupaten Jember: Tantangan dan Solusi untuk Masa Depan yang Lebih Setara
Pasca Banjir Bandang di Jember, PMI Salurkan 55.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak
Relawan Baret Rescue Jember Identifikasi Ada 50 KK yang Terisolir, Usai Jembatan Penghubung 2 Desa Terputus
Bermodal KTP Palsu Pasturi di Jember Berhasil Raup Keuntungan dari Pinjaman Bank, Modusnya...
Nangis Saat Ditangkap Satreskoba Polres Jember, Bandar Narkoba Ternyata Simpan Sabu Seberat Hampir 1 Ons
Geger di Jember! Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional Lojejer Tolak Mentah-Mentah Kehadiran Indomaret, Ini Alasannya