SketsaNusantara.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro akhirnya buka suara terkait demonstrasi yang dilakukan pegawainya.
Dalam klarifikasinya, Satryo Soemantri Brodjonegoro mengaku sudah bertemu perwakilan dari para pendemo dan menjelaskan duduk perkaranya.
Ia membantah tudingan pemecatan yang diarahkan kepadanya serta mengklaim bahwa demo tersebut diduga karena mutasi dan rotasi besar-besaran dalam kementriannya.
Selain klarifikasi terkait aksi demo para pegawai Dikti tersebut, anak mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Soeharto ini juga menjelaskan perihal rekaman suara yang diduga direkam saat dirinya sedang memarahi salah seorang karyawannya di rumah.
Satryo membantah, suara pria yang marah-marah dalam rekaman tersebut adalah miliknya.
“Tidak benar adanya,” tutur Satryo Soemantri seperti dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube KompasTV.
Selain membantah, pria kelahiran Deftt Belanda ini juga menduga rekaman suara tersebut merupakan rekayasa.
Pihaknya akan melakukan pelacakan hingga meminta bantuan ahli untuk melihat keaslian rekaman suara tersebut.
“Dilacak, apakah ini buatan atau manipulasi dan sebagainya,” imbuh Satryo lagi.
Satryo Soemantri juga menegaskan dirinya tidak akan tinggal diam jika memang rekaman suara tersebut merupakah hasil manipulasi.
Artikel Terkait
Kerap Dikirimi Ucapan Terimakasih Karena Program Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Subianto Justru Meminta Maaf
Viral! Terekam Momen Mengerikan Mobil Melaju Tanpa Sopir di Tol Wiyoto Wiyono Jakarta Utara hingga Terjadi Kecelakaan, Begini Penjelasan Polisi
Banyak Kritikan Terkait Menu Makan Bergizi Gratis, Ini Pesan Prabowo Subianto Terhadap Sekolah
5 Fakta Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Viral dan Trending di Google Indonesia: Dinilai Arogan hingga Unjuk Rasa
Neni Herlina Siapa? Profil ASN Dikti yang Dipecat Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Berujung Unjuk Rasa Pegawai
Tak Hanya NU dan Muhammadiyah, Kampus pun Diusulkan Dapat Jatah Izin Tambang, DPR: Perguruan Tinggi itu Butuh Biaya...
Penampilan Kapolres Pasuruan yang Baru Kini Jadi Sorotan Publik, Dinilai Berbeda dari Polisi Biasanya