Selain itu, Sakti Wahyu Trenggono juga memiliki harta bergerak senilai Rp. 22,9 miliar dan Kas atau Setara Kas senilai Rp. 156 miliar serta harta lainnya senilai Rp 166,9 miliar.
Mantan Wamenhan (Wakil Menteri Pertahanan) ini tercatat tak memiliki hutang sehingga total kekayaannya mencapai Rp. 2.665.900.513.951.
LHKPN Sakti Wahyu Trenggono kembali jadi sorotan usai keputusannya menghentikan pembongkaran pagar laut di Tangerang dan Bekasi yang belakangan ini ramai jadi perhatian publik.
Presiden Prabowo sebelumnya memerintahkan TNI AL untuk membongkar pagar laut yang mulai dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Januari 2025.
Hal ini dilakukan sebagai tindakan tegas atas pemasangan pagar laut ilegal yang merugikan nelayan dan masyarakat yang berada di sekitar perairan Tangerang dan Bekasi.
Namun, Menteri KKP berkoordinasi dengan Kepala Staf TNI Angkatan Laut untuk menghentikan proses pembongkaran pagar laut mengingat kini pihaknya masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa pemiliknya.
"Sangat disayangkan kalo pencabutan jangan dulu dong, karena (pagar laut) itu bisa jadi barang bukti," kata Sakti Wahyu Trenggono dalam video yang diunggah di akun Instagram @swtrenggono pada hari Minggu, 19 Januari 2025.
"Saya paham semua orang sudah gak sabar dan pingin tahu, tapi saat ini kan masih kami dalam tahap penyelidikan, kami masih melakukan pemanggilan kalau sudah jelas siapa yang nanam dan diketahui pemiliknya baru bisa dibongkar," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Program 'BRI Peduli Ini Sekolahku' Wujudkan Renovasi SDN 001 Sungai Pagar Riau
7 Link Twibbon Harlah Pagar Nusa ke-39 Tahun 2025, Desain Terbaru untuk Postingan Media Sosial Hari Ini
Baru Geger Sekarang, Said Didu Ungkap Pagar Laut di Tangerang Sudah Ada Sejak 2024: Masih Ada Pemerintah di PIK 2?
Tangerang Geger, Penemuan Pagar Laut Sepanjang 30 Km, Apa Itu? Berikut Dampaknya Bagi Nelayan hingga Ekosistem
Nyeleneh, Tanggapan Komeng soal Polemik Pagar Laut Misterius di Perairan Tangerang dan Bekasi Tuai Hujatan Netizen: Bercanda Ada Waktunya