Sebagaimana diketahui, berdasarkan struktur kepemilikan saham, sebanyak 53,51 persen atau setara 80,61 miliar saham BRI dimiliki oleh negara.
Sedangkan sisanya, 46.49 persen atau setara 70,04 miliar dimiliki oleh publik.
Baca Juga: BRI Gandeng KPK, Perkuat Komitmen Anti Korupsi di Dunia Bisnis
Sehingga, dari totoal dividen tersebut, negara mendapatkan Rp10,88 triliun dan pemegang saham publik menerima Rp9.45 triliun.
Hal ini bukan hanya menjadi sinyal positif bagi pasar modal tapi juga menjadi bukti konsistensi BRI dalam menjalankan transformasi bisnis untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Drama Ransomware Palsu BRI! Pakar IT Bongkar Kebohongan, Netizen Kritik Influencer yang Terbukti Salah
Kisah Inspiratif dari Sudut Timur Indonesia, Perjalanan Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Berdayakan Kelompok Usaha di Merauke
Kontroversi Klaim Mr Bert Soal Keamanan Siber, dari BRI hingga INAFIS, Pakar IT dan Menkomdigi Angkat Bicara
Rumah BUMN BRI Pekalongan Mengantarkan 1000 UMKM Menuju Sukses Global
Pencapaian Baru Dapen BRI: Sertifikasi ISO 31000 dan Komitmen pada Keberlanjutan Program