Beberapa media dari beberapa negara muslim di Timur Tengah menyebut kebakaran tersebut sebagai bentuk "karma" atas pernyataan Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.
Pernyataan kontroversial Trump yang mengeluarkan ancaman bahwa ia akan menjadikan Timur Tengah termasuk Gaza, Palestina sebagai neraka jika sandera Israel yang ditahan Hamas tidak segera dibebaskan.
"Jika para sandera itu tidak kembali pada saat saya mulai menjabat, kekacauan besar akan terjadi di Timur Tengah," ucap Donald Trump dalam pidatonya di Florida, Amerika Serikat dikutip dari cuplikan video yang diunggah akun Instagram @sisiterang.official pada hari Senin, 13 Januari 2025.
"Itu tidak akan baik bagi siapapun, jika kesepakatan ini tidak dilakukan dengan orang-orang yang mewakili negara kami, semua 'neraka' akan meledak di Timur Tengah, ini peringatan serius," pungkasnya.
Baca Juga: Kiky Saputri Kebakaran Jenggot Usai Janinnya Dikatai Makan Uang Haram, Bawa Nama Malaikat hingga...
Ucapannya ini disampaikannya pada hari Selasa, 7 Januari 2025 dan ultimatum Trump disebut sebagai karma karena sehari setelahnya kebakaran dahsyat mulai melanda kawasan Pacific Palisades, Los Angeles dan wilayah sekitarnya.
Pernyataan Trump yang penuh ancaman ini dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap Israel, yang terus menuai kecaman dunia internasional terkait dukungan Amerika Serikat terhadap aksi militer Israel di Gaza.
Dukungan Amerika Serikat terhadap Israel, termasuk bantuan senjata dan alutsista senilai miliaran dolar, yang membuat penderitaan warga Palestina menjadi korban konflik berkepanjangan selama puluhan tahun.
Banyak pihak melihat kebakaran ini sebagai peringatan atau konsekuensi dari tindakan dan kebijakan yang dianggap tidak adil terhadap rakyat Palestina.
"Kebakaran di Los Angeles memang mengerikan, tetapi tidak seperti zona perang atau Gaza. (Di Amerika) tidak ada serangan bom sehingga orang-orang yang kehilangan rumah seperti yang terjadi di Palestina," komentar Assal Rad, pengamat politik Timur Tengah melalui akun X @AssalRad.
"Sedangkan di Gaza, rumah sakit dengan sengaja diserang dan dihancurkan sehingga orang yang terluka tidak bisa mendapatkan bantuan, dan memblokir pasokan makanan sehingga warga Gaza kelaparan. Itulah yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina dengan dukungan AS," imbuhnya.
"Bahkan saat warga Amerika Serikat kritis dan butuh bantuan, Presiden Joe Biden mengucurkan dana 8 miliar dolar untuk membantu Israel, wtf!" imbuh akun @salhachimi.
Artikel Terkait
Menkomdigi Tidak Tahu Rudi Sutanto adalah Buzzer, Said Didu Senggol Meutya Hafid: Alasannya Kurang Masuk Akal
Tolong Jaga Etika Bung! Jeje Serang Balik Towel Usai Ejek Shin Tae-yong, Netizen Dukung Penuh: Pecundang Kelas Kakap
Rudi Sutanto Dilantik jadi Staf Khusus Kemkomdigi, Netizen Bongkar Jejak Digitalnya sebagai Buzzer Bernama Rudi Valinka
Dugaan Settingan Video Siswa di Medan Belajar di Lantai Mencuat, Kakak Wali Murid Menangis Minta Maaf, Netizen: Diancam?
Viral Warga Kotawaringin Barat Pilih Lapor Damkar daripada Polisi saat Ada Maling, Netizen: Anggaran Besar tapi Gabut...
Caper Banget! Selebgram Asal Aceh Mira Ulfa Minta Dihujat Usai Live TikTok Baca Al'Quran Diiringi Musik DJ, Endingnya...
BRI Gandeng KPK, Perkuat Komitmen Anti Korupsi di Dunia Bisnis