Kamis, 4 Juni 2026

Pencapaian Baru Dapen BRI: Sertifikasi ISO 31000 dan Komitmen pada Keberlanjutan Program

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 6 Januari 2025 | 10:27 WIB
Pengelolaan risiko Dana Pensiun BRI diakui dengan Sertifikasi ISO 31000:2018. (Dok. BRI)
Pengelolaan risiko Dana Pensiun BRI diakui dengan Sertifikasi ISO 31000:2018. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Ketika berbicara tentang pengelolaan dana pensiun, risiko menjadi salah satu elemen penting yang harus diperhatikan.

Pengelolaan yang efektif bukan hanya tentang menjaga stabilitas finansial, tetapi juga memastikan keberlanjutan program di masa depan.

Namun, bagaimana institusi dapat membuktikan bahwa mereka telah menerapkan standar tertinggi dalam manajemen risiko?

Baca Juga: Rumah BUMN BRI Pekalongan Mengantarkan 1000 UMKM Menuju Sukses Global

Pertanyaan ini relevan, khususnya dalam konteks lembaga yang memiliki tanggung jawab besar kepada para pemangku kepentingan, seperti peserta dana pensiun.

Di tengah dinamika ekonomi dan tantangan operasional, memastikan proses berjalan secara proaktif adalah suatu keharusan. Tidak heran, penerapan standar internasional dalam manajemen risiko semakin menjadi prioritas.

Salah satu standar yang diakui secara global dalam hal ini adalah ISO 31000:2018. Standar ini tidak hanya memberikan panduan tentang prinsip dan kerangka kerja, tetapi juga mengedepankan proses identifikasi, evaluasi, dan mitigasi risiko secara sistematis. Namun, bagaimana sebenarnya standar ini diterapkan oleh institusi besar?

Baca Juga: Kontroversi Klaim Mr Bert Soal Keamanan Siber, dari BRI hingga INAFIS, Pakar IT dan Menkomdigi Angkat Bicara

Baru-baru ini, sebuah pencapaian penting datang dari Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia (Dapen BRI).

Pada 24 Desember 2024, Dapen BRI resmi memperoleh sertifikasi ISO 31000:2018 Risk Management – Guideline dari The British Standard Institution (BSI) Indonesia. Sertifikasi ini diperoleh setelah melalui audit independen yang ketat oleh lembaga sertifikasi internasional terpercaya.

Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah bagi Dapen BRI. Menurut Ketua Dewan Pengawas Dapen BRI, Agus Winardono, keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari komitmen lembaga untuk menerapkan manajemen risiko berstandar internasional.

Baca Juga: Kisah Inspiratif dari Sudut Timur Indonesia, Perjalanan Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Berdayakan Kelompok Usaha di Merauke

“Implementasi ISO 31000:2018 memungkinkan Dapen BRI menghadapi berbagai tantangan risiko secara proaktif, termasuk risiko operasional, finansial, dan strategis. Hal ini sejalan dengan misi kami untuk memberikan layanan terbaik,” ungkap Agus.

Sertifikasi ini tidak hanya sekadar pengakuan, tetapi juga memastikan Dapen BRI memiliki pendekatan yang sistematis dalam mengelola risiko.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X