Bayu juga mencatat adanya penurunan kasus tindak pidana ringan (tipiring) yang mayoritas melibatkan konsumsi minuman keras di tempat umum.
Pada 2024, hanya tercatat 100 kasus tipiring, jauh menurun dari 409 kasus pada 2023. Barang bukti berupa 2.802 botol minuman keras berbagai jenis, seperti arak dan bir, berhasil diamankan.
Sementara itu, kecelakaan lalu lintas tetap menjadi masalah serius. Tercatat 1.322 kejadian pada 2024, dengan korban meninggal dunia sebanyak 328 orang. Sebagian besar kecelakaan melibatkan sepeda motor, yaitu sebanyak 2.026 kendaraan.
Bayu menekankan bahwa menekan angka kejahatan dan kecelakaan memerlukan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan kepolisian.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
DPC Gerindra Jember Berhasil Menangkan Pilkada Serentak, Ahmad Halim: Kita Akan Kawal Kebijakannya
Jelang Pelantikan, Bupati Terpilih Gus Fawait Terus Indentifikasi Persoalan di Jember
Daftar 4 Lokasi Terbaik Pesta Kembang Api di Jember saat Malam Tahun Baru 2025, Perdana di Alun-Alun Nusantara
Nasib Pilu Bayi Laki-Laki di Jember, Diduga Dibuang di Semak-Semak Berduri hingga Alami Luka Gores
Waspada Tomcat Berkeliaran di Alun-Alun Jember, Begini Gejala dan Cara Mengatasi jika Terkena Racun Serangga Ini Sekaligus Pencegahannya