Kamis, 4 Juni 2026

Tren Kejahatan di Jember 2024: Narkotika dan Curanmor Jadi Fokus Penanganan Utama

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Jumat, 3 Januari 2025 | 19:00 WIB
Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi (Instagram.com/@humaspolresjember)
Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi (Instagram.com/@humaspolresjember)

SketsaNusantara.id - Meski jumlah kejahatan di Kabupaten Jember mengalami penurunan tipis pada 2024 dibandingkan 2023, sejumlah kasus menonjol justru menunjukkan tren peningkatan.

Berdasarkan data yang dirilis Polres Jember, tercatat 3.010 kasus kejahatan sepanjang 2024, turun dari 3.057 kasus pada 2023.

Namun, narkotika, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian dengan pemberatan (curat) tetap menjadi jenis kejahatan dominan. 

Baca Juga: Pelantikan Bupati Jember Ditunda, Menunggu MK Prioritaskan Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilu

Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi menjelaskan bahwa kasus narkotika meningkat signifikan.

"Pada 2024, terdapat 267 kasus narkotika dengan 331 tersangka, meningkat dibandingkan 2023 yang mencatat 174 kasus dan 223 tersangka," ungkapnya dalam konferensi pers.

Dari jumlah tersebut, 312 tersangka adalah pengedar, sementara 17 lainnya merupakan pengguna. 

Baca Juga: 2 Pekerja Migran Asal Jember Butuh Bantuan di Arab Saudi, Bupati Terpilih Pastikan Keduanya Segera Pulang ke Indonesia

Bayu menegaskan bahwa Jember masih menjadi salah satu daerah sasaran utama peredaran narkotika di Jawa Timur.

Barang bukti yang disita meliputi ganja, sabu-sabu, dan ekstasi. Namun, kebijakan pemerintah untuk memberikan rehabilitasi bagi pengguna dengan barang bukti di bawah satu gram telah membantu menekan angka penahanan.

"Asesmen rehabilitasi diterapkan untuk pengguna dengan barang bukti minim," tambahnya. 

Baca Juga: Pensiun Dini, Mantan Pemain Sepak Bola Persiba Bantul Alih Profesi Jadi Penjual Nasi Goreng Kebuli di Jember

Selain narkotika, curanmor juga menjadi perhatian serius dengan 157 kasus dilaporkan sepanjang 2024.

Sementara itu, kasus curat menurun menjadi 80 kasus dibandingkan tahun sebelumnya. Kasus lain yang mencatat kenaikan adalah pembunuhan (5 kasus), penganiayaan berat (8 kasus), dan pembakaran (4 kasus). 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X