Namun keduanya tetap berharap agar uang Rp900 juta tersebut kembali dan bisa dipergunakan untuk modal usaha.
Kejadian ini pun cukup menyita perhatian netizen yang menilai cara perekrutan yang tidak sesuai SOP ini bisa melahirkan penegak hukum yang tidak berkualitas.
“Rekrutmen yang salah akan menghasilkan penegak hukum berkualitas rendah,” cuit akun X @Heraloebss.
Selain itu, netizen pun menyoroti sikap pasutri asal Pemalang tersebut yang nekat menjual sawah untuk ‘mahar’ anaknya masuk polisi.
“Rp900 juta sudah bisa buat usaha dengan penghasilan per bulan melebihi gaji polisi tingkat bawah. Kalau sukses usahanya. Masih aja ada yang beginian,” tulis akun X @R*********i.
“Ye kocak. Ada duit segitu seharusnya buat kuliahin anak lu biar pinter bukan malah jadi polisi, ealah pak pak,” tulis akun X @e*********a.
Sementara itu, pihak Polres Pemalang belum memberikan pernyataan apapun terkait tudingan tersebut.
Begitu juga dengan Polri yang kembali disorot terkait proses rekruitmennya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Helena Lim Divonis 5 Tahun Penjara Namun Harta Tak Disita? Mahkamah Agung Menjawab Keputusannya yang Dianggap Janggal
Nah Loh! Mahfud MD Soroti Sikap 3 Hakim di Sidang Harvey Moeis Usai Berikan Vonis: Ini Aneh
Bocoran Kartu Truf! Bukan Cuma Mulyono, Connie Bakrie Sebut Ada Skandal yang Menyangkut Iriana Jokowi?
Iriana Disinggung Connie Bakrie, Jokowi: Dibilang PKI dan Gerwani Komplit Sudah, Kalau Belum, Komplitin Aja!
Bakal Jadi Syarat Kelulusan? Keputusan Mendikdasmen Kembali Berlakukan Ujian Nasional Tuai Pro Kontra, Warganet Protes Soal Sistem Kenaikan Kelas