Seiring waktu, nilai minimal pun berubah-ubah dengan standar yang lebih tinggi. Pada UN tahun 2005 ditetapkan nilai minimal 4,01 dan terus naik hingga pada tahun 2013 ditetapkan nilai rata-rata minimal 5,5.
7. Ujian Nasional Berbasis Komputer (2014-2020)
Ketika Anies Baswedan menjabat jadi Menteri Pendidikan, dilaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diberlakukan pada tahun 2014.
Sistem ini lebih ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan kertas dan menggantikannya dengan komputer sebagai media ujian.
Selain itu, UNBK juga mengurangi tindakan kecurangan dan meningkatkan kualitas ujian serta dinilai menghemat biaya.
8. Asesmen Nasional (2021-Saat Ini)
Pada 2021, UN resmi dihapus dan digantikan oleh Asesmen Nasional atau AN yang tidak digunakan sebagai penentu kelulusan, melainkan sebagai alat untuk mengukur kualitas pendidikan melalui AKM, survei karakter, dan survei lingkungan belajar.
Itulah sejarah dan perkembangan Ujian Nasional di Indonesia. Rencana mengadakan kembali UN pada tahun 2026 mendatang menandai babak baru yang diharapkan dapat memperbaiki sistem pendidikan di tanah air.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bestie Jadi Rival! Fitri Salhuteru Sebut Nikita Mirzani Tukang Peras Pemilik Produk Skincare, Salah Satunya Dokter Oky Pratama
2 Pekerja Migran Asal Jember Butuh Bantuan di Arab Saudi, Bupati Terpilih Pastikan Keduanya Segera Pulang ke Indonesia
Olla Ramlan Rilis Single Baru Berujung Dihujat, Netizen Salfok dengan Ekspresi Dewi Persik dan Jogetan Rina Nose
Pakaian Gisella Anastasia saat Rayakan Tahun Baru Bareng Gading dan Gempi Mendapatkan Kritik, Netizen: Kurang Bahan...