Kamis, 4 Juni 2026

Terpilih Jadi Ketua Umum Dekopin 2024-2029, Bambang Haryadi Ingin Koperasi Go Digital hingga Ramah Anak Muda

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 1 Januari 2025 | 17:29 WIB
Bambang Haryadi setelah terpilih sebagai Ketua Umum Dekopin 2024-2029  (YouTube Berita Nasional TV)
Bambang Haryadi setelah terpilih sebagai Ketua Umum Dekopin 2024-2029 (YouTube Berita Nasional TV)

Ia juga ingin lebih melibatkan anak muda dalam organisasi yang kini berusia 77 tahun tersebut.

“Mudah-mudahan dengan kepemimpinan saya ke depan, kita mengajak anak-anak muda aktif kembali di dalam organisasi badan usaha semacam koperasi ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Anindya Bakrie Didapuk Jadi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Apa Tugas Kadin Indonesia?

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Haryadi juga mengungkapkan langkah-langkahnya dalam memperkuat kembali koperasi.

“Ada beberapa PR saya yang ingin bagaimana koperasi ini ke depan jauh lebih maju, pesat dan menjadi ujung tombang perekonomian masyarakat di kalangan bawah,” katanya lagi.

Bambang Haryadi mengatakan, hal pertama yang akan ia lakukan ialah melakukan reformasi strukturisasi hingga audit penggunaan dana hibah APBN dan inventarisasi kembali aset-aset koperasi.

Baca Juga: Karir Politik dan Harta Kekayaan Budi Arie Setiadi Menteri Koperasi di Jajaran Kabinet Merah Putih, Aktif dalam Gerakan Mahasiswa!

Pengurus Koperasi Garuda Yaksa Partai Gerindra ini juga akan melakukan restrukturisasi reformasi dalam kepengurusan Dekopin.

Selain tugas di atas, Bambang Haryadi juga menekankan salah satu PR penting yang harus ia lakukan, yakni terkait regulasi koperasi.

“Tugas saya selain audit hal-hal lain, aset maupun penggunaan dana hibah, saya juga ingin membuat satu regulasi yang memberikan satu kepastian hukum terhadap koperasi yang disinergikan dengan kondisi perubahan zaman saat ini,” imbuhnya.

Baca Juga: Kasus Harun Masiku Rusak Citra PDI Perjuangan dan Jadikan Hasto Sandera Politik, Guntur Romli: Ada Ketua KPK yang...

Menurutnya, Undang-Undang Koperasi saat ini sudah terlalu lama sehingga kurang sesuai dengan kondisi zaman saat ini.

Ia pun menegaskan bahwa penguatan koperasi harus dimulai dari regulasinya terlebih dahulu.

“Penguatan itu harus dimulai dari regulasinya dulu, ketika kita di era pergeseran dari Ordeb Baru ke era reformasi, koperasi ini salah satu yang sudah mulai ditinggalkan,” ungkapnya lagi.

Baca Juga: Jokowi Tanggapi Santai Dirinya Dimasukkan Nominasi Pemimpin Terkorup 2024: Ya Buktikan Saja....

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube KJTV Jember Official

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X