Pemilik akun mengungkapkan, tim IT perusahaannya harus bekerja keras lagi untuk membatalkan pengaturan sistem harga baru.
Hal serupa juga dialami suami salah seorang netizen yang turut memenuhi kolom komentar Instagram Sri Mulyani @smindrawati.
“Suamiku pun dan teamnya kena pusing-pusingnya. Kalian hebat, sehat selalu,” tulis akun @i***********3.
Selain tim IT, netizen yang bekerja di bidang finance juga turut mengeluhkan hal yang sama.
“Capek banget jadi orang finance, dikerjain mbak-mbak satu ini,” komentar akun @i*****4.
Tak sedikit pula netizen yang mengaku harus lembur dan bekerja pada tanggal 1 Januari 2025 yang merupakan hair libur nasional.
Mereka terpaksa lembur usai pengumuman pembatalan kenaikan ppn yang mendadak tersebut.
“Senasib. Udah setting seharian, tanggal 1 terpaksa ke kantor balikin lagi,” tulis pemilik akun @y*******i.
Baca Juga: Resmi! Sri Mulyani Umumkan Barang-Barang Mewah dan Jasa Apa Saja yang Dikenakan PPN 12 Persen
“Untuk programmer dan orang-orang retail Supermarket, terima kasih sudah lembur ubah harga,” tulis akun @f**********l.
Kedati sudah diumumkan lansung oleh pemerintah, namun publik masih dihinggapi rasa tidak percaya.
Hal ini terungkap dari tuntutan netizen yang meminta pemerintah segera mengeluarkan pernyataan resmi hingga Perpu tentang pembatalan kenaikan PPN tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Jokowi Kini Sandang Predikat Finalis Pemimpin Terkorup di Dunia 2024 Versi OCCRP, Inilah Predikat Mentereng yang pernah Diraih
Tersaingi? BPOM Akan Panggil Dokter Detektif atau Doktif Terkait Konten Overclaim Skincare, Netizen: Bener Kata Om Ded
Time Travel? Pesawat Ini Terbang dari Hongkong Tahun 2025 dan Mendarat di Amerika Tahun 2024, Kok Bisa?
Momen Akrab Anies Baswedan dan Ahok Ramai Jadi Sorotan, Jokowi Absen Hadiri Acara Malam Tahun Baru di Jakarta Jadi Gunjingan Netizen
Punya Prestasi Membanggakan! Inilah Profil OOCRP yang Jadi Sorotan di Indonesia Usai Masukkan Nama Jokowi Jadi Finalis Tokoh Korup di Dunia