Alvin Lim pun diminta memberikan permintaan maaf terbuka di minimal 5 media nasional dalam waktu 2x24 jam.
Selain itu, Keluarga Besar Pramugari Indonesia juga meminta pemilik akun YouTube Quotient TV menghapus video tersebut.
Meski Alvin Lim tengah berada di luar negeri, pihak Keluarga Besar Pramugari Indonesia tetap meminta pengacara Agus Salim tersebut memberikan permintaan maaf.
Kuasa hukum Keluarga Besar Pramugari Indonesia juga menambahkan, jika dalam kurun waktu tersebut belum ada permintaan maaf dari Alvin Lim, pihaknya akan menempuh jalur hukum.
“Bila dalam 2x24 jam tidak ada permintaan maaf sebagaimana disebutkan di atas, maka kami akan menempuh langkah hukum,” tuturnya.
Sementara itu Alvin Lim yang tengah berada di Cina bersama keluarga belum memberikan pernyataan resmi terkait somasi yang dilayangkan kepadanya.
Untuk diketahui, pernyataan Alvin Lim tentang pramugari diunggah kanal YouTube Quotient TV pada 4 Desember 2024.
Dalam video berdurasi 36 menit 53 detik tersebut, Alvin tengah menyoroti sosok Pratiwi Noviyanthi, pemilik Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan yang juga merupakan mantan pramugari.
Alvin menyoroti sumber kekayaan hingga membahas pekerjaan Teh Novi sebelumnya.
Sebelum resmi disomasi, Alvin Lim sempat mengklaim bahwa ucapannya dalam video tersebut adalah pertanyaan, bukan pernyataan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Update! 3 Fakta Mencengangkan dari Kasus Kematian dr Aulia Risma Lestari Mahasiswi PPDS Undip, Tersangka Tega Lakukan Ini
Terkuak! Ini 3 Sosok Tersangka di Balik Kasus dr Aulia Risma Lestari, Mahasiswi PPDS Undip yang Ditemukan Tewas Mengakhiri Hidupnya Sendiri
Profil Zara Yupita Azra, Dalang di Balik Kematian dr Aulia Risma Lestari Mahasiswi PPDS Undip, Apa Nama Media Sosialnya?
Detik-Detik Balita di Surabaya Jatuh ke Selokan Terbawa Arus saat Bermain Hujan, Tim SAR Perluas Titik Pencarian
Terbentuk, LTN Rejoso Nganjuk Siap Publikasikan Kegiatan MWC dan Tulis Tokoh NU
Sekjen PDIP Hasto Jadi Tersangka, Rocky Gerung Sebut Kekuatan Besar Bakal Terus Menyerang Partai Berlambang Banteng