Kamis, 4 Juni 2026

Hasil Evaluasi Pemprov Jatim Soal APBD 2025 Jember, Ketua DPRD: Ada Tambahan Alokasi Anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Senin, 23 Desember 2024 | 16:31 WIB
Ketua DPRD Jember Ahmad Halim (baju putih) saat pimpin rapat. (Dok. SketsaNusantara.id)
Ketua DPRD Jember Ahmad Halim (baju putih) saat pimpin rapat. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pasca pengesahan APBD 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan beberapa catatan penting terhadap hasil pengesahan APBD Jember tahun 2025.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Senin 23 Desember 2024.

Beberapa masukan dari Pemprov Jatim menurutnya, akan menjadi rekomendasi yang harus dijalankan oleh Pemkab dan DPRD Jember.

Baca Juga: Program Layanan Kesehatan Gratis JPK Dihentikan, Fraksi Gerindra DPRD Jember Sebut Bom Waktu yang Sisakan Permasalahan

"Tidak ada yang signifikan masukkannya, hanya ada beberapa pergeseran pos anggaran yang harus disesuaikan kembali," ujarnya.

Sebab, sebelum APBD 2025 ini dijalankan harus mendapatkan evaluasi terlebih dahulu oleh Pemprov Jawa Timur atau Gubernur.

Dari hasil evaluasinya, salah satu yang disoroti berkaitan dengan alokasi anggaran untuk menunjang program pemerintah pusat yakni Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga: Anggota Komisi B DPRD Jember Ajak Mahasiswa Menjadi Kontrol dalam Pengambilan Kebijakan di Jember

"Jadi Pemprov melihat bahwa alokasi yang disiapkan untuk program Makan Bergizi Gratis ini harus ditambah," imbuhnya.

Alokasi anggaran yang disiapkan di APBD 2025 menurut Halim, ada sebesar Rp5 miliar untuk menunjang program tersebut tetapi harus ditambah.

"Maka tadi kami bersepakat dengan TAPD, bahwa akan ada tambahan sebesar Rp5 miliar untuk program Makan Bergizi Gratis ini," jelasnya.

Baca Juga: Rencana Pembangunan Tempat Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba, DPRD Jember Berikan Dukungan Penuh

Selain itu, terkait dengan teknis pelaksanaannya nanti Pemkab Jember akan langsung berkoordinasi dengan pihak Badan Gizi Nasional yang ada di daerah.

"Nanti teknisnya Pemkab akan melakukan koordinasi, tetapi yang pasti kita siapkan tambahan sebesar Rp5 miliar sehingga totalnya Rp10 miliar yang ada di Dinas Pendidikan," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X