Dirinya mengaku bangga dan berterima kasih kepada para guru di taman pendidikan Al Quran.
"Saya sangat bangga karena beliau-beliau serius membimbing anak-anak membaca dan menghapal Al Quran," katanya.
Kebanggaan ini juga diakui oleh Ahmad Taufik, guru dari MI Darul Ulum Desa Kebondalem Kecamatan Bareng. Dia dan para guru membersamai 16 siswanya yang diwisuda.
"Mereka semua dari kelas enam," katanya. Dia mengakui bahwa pembinaan hapalan Al Quran dilakukan sejak kelas satu.
"Sehingga saat kelas enam tinggal pemantapan saja," jelasnya. Dirinya berharap agar ke depan makin banyak peserta wisudawannya. "Biar anak-anak makin semangat belajar Al Quran," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Muncul Aksi Aliansi Santri Jalanan Tolak Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden, Netizen: Infonya Dibayar 100 Ribu
Momen Santri Ponpes Ora Aji Harus Jalan Sambil Jongkok saat Terima Makanan dari Istri Gus Miftah Dinilai Terlalu Berlebihan, Ternyata Ini Maksudnya
Polres Nganjuk Imbau Pelaku Penganiayaan Santri di Prambon Segera Menyerahkan Diri
Adab Istri Gus Miftah Dipertanyakan Usai Video Ning Astuti Bagikan Roti ke Para Santri Viral, Netizen: di Mana Mendidiknya?
Pelaku Kekerasan Santri di Prambon yang Masih Teman Sekamar Korban Akhirnya Diamankan Polres Nganjuk