Senin, 6 Juli 2026

Momen Santri Ponpes Ora Aji Harus Jalan Sambil Jongkok saat Terima Makanan dari Istri Gus Miftah Dinilai Terlalu Berlebihan, Ternyata Ini Maksudnya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 10 Desember 2024 | 05:30 WIB
Potret Santri di Ponpes Ora Aji menerima makanan dari istri Gus Miftah dengan berbaris sambil jalan jongkok yang ramai jadi sorotan dan menuai perdebatan di medsos. (Tangkap layar TikTok/santri_ora_aji)
Potret Santri di Ponpes Ora Aji menerima makanan dari istri Gus Miftah dengan berbaris sambil jalan jongkok yang ramai jadi sorotan dan menuai perdebatan di medsos. (Tangkap layar TikTok/santri_ora_aji)

 

SketsaNusantara.id - Kontroversi Gus Miftah yang sering menghina pedagang kecil saat dakwah membuat Ning Astuti, sang istri tak luput jadi sorotan publik.

Salah satu yang ramai jadi sorotan publik belakangan ini adalah video lawas istri Gus Miftah saat memberikan roti pada santri yang menuai kritik karena terlalu berlebihan.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @santri_ora_aji, tampak beberapa santri berjalan sambil jongkok untuk menerima sebungkus roti dari Ning Astuti.

Baca Juga: Benarkah Gus Miftah Adalah Anak dari Kyai Besar? Begini Pengakuan Sang Adik Kandung, Sangat Berbanding Terbalik!

Postingan tersebut dinarasikan sebagai contoh pemberian sedekah sekaligus memberikan pelajaran tata krama di Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji Yogyakarta.

"KH. Miftah Maulana Habiburrahman, Ibu Nyai, beserta keluarganya seringkali berbagi sedekah dengan ikhlas dan tulus," tulis akun TikTok @santri_ora_aji dalam postingan yang diunggah pada bulan Januari 2024 lalu.

"Kebaikan mereka dalam bersedekah tidak hanya memberi manfaat pada yang membutuhkan, tetapi juga menjadi contoh bagi kita semua untuk selalu berbuat baik dan peduli terhadap sesama. Terima kasih bu Nyai telah memberikan kami pelajaran berharga selama ini," pungkasnya.

Baca Juga: Viral Video Lawas Gus Miftah Akui Keturunan Kyai Besar, Warganet: Mulai Halu...

Video tersebut menyita perhatian publik hingga ramai jadi perdebatan di media sosial.

Beberapa warganet menyebut para santri di Ponpes Ora Aji sedang diajarkan tradisi "laku ndhodhok" sebagai pelestarian budaya Jawa Tengah, sementara yang lain menganggapnya terlalu berlebihan dan kurang relevan dengan perkembangan zaman modern seperti sekarang ini.

"Apa gak terlalu berlebihan, cukup menundukkan kepala aja cukup sih gak harus jongkok banget. Cukuplah Ning dan Gus-gus ini harus mengerti cara memanusiakan manusia," komentar netizen.

Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Sebut Peristiwa Gus Miftah dan Sunhaji Merupakan Cara Allah Menunjukkan Keseimbangan, Apa Maksudnya?

Dikutip dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemdikbud RI, "Laku ndhodhok" atau dalam bahasa Indonesia berarti "jalan sambil jongkok" merupakan tradisi khas yang kerap ditemui di Jawa Tengah.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: kemdikbud.go.id, TikTok @santri_ora_aji

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X