Bagi sebagian orang, tradisi "laku ndhodhok" mungkin dianggap tidak sejalan dengan prinsip-prinsip modernitas yang menekankan martabat manusia.
Namun, bila dilakukan dengan pemahaman yang tepat, budaya ini tetap bisa menjadi sarana pendidikan karakter, khususnya dalam lingkungan pesantren yang sangat menghargai tata krama.
Tradisi "laku ndhodhok" yang diajarkan di Pesantren Ora Aji menjadi refleksi penting tentang bagaimana budaya lokal diterapkan di tengah era modern.
Meskipun menuai pro dan kontra, tradisi ini memiliki nilai positif dalam mendidik kesopanan dan penghormatan.
Namun, penerapannya perlu dilakukan pendekatan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau dianggap sebagai praktik yang merendahkan manusia, sehingga budaya khas Jawa ini dapat terus dilestarikan di zaman modern seperti sekarang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
4 Makna Blangkon yang Kembali Dipakai Gus Miftah Setelah Lepas Peci, Salah Satunya Simbol Rakaat Sholat
Siapa Orang Tua Gus Miftah? Adik Kandung Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Silsilah
Sindir Gus Miftah? Mahfud MD Ceritakan Kisah Wali Bahlul yang Tak Pernah Merendahkan Orang Lain Usai Video Penjual Es Teh Viral di Medsos
Adab Gus Miftah Disorot Gara-Gara Memaki Penjual Es Teh, Unggahan Lawas Bareng Gibran Jadi Sorotan, Netizen: Oh Pantes...
Viral! Pedagang Es Teh Merengek Minta Sesuatu Kepada Presiden Prabowo untuk Gus Miftah, Sunhaji: Saya Mohon...