Dengan gambang Prabowo mencontohkan negara mana saja sesama muslim yang saling serang sehingga mengakibatkan perpecahan sendiri dikalangan muslim yang mengakibatkan tak memiliki kekuatan.
Untuk itu ia mengajak semua negara Muslim untuk menjadi lebih dari sekadar blok ekonomi dan berfungsi sebagai kekuatan yang dapat mendorong perubahan positif di dunia Muslim.
"Kapan ini akan berakhir? Lalu bagaimana kita bisa membantu Palestina jika kita bertengkar satu sama lain?," tegas Prabowo
"Saya menyerukan persatuan, saya menyerukan kerja sama, saya menyerukan mari kita negara-negara muslim menyadari apa yang terjadi bahwa mereka tidak peduli dengan suara kita (muslim)," tambahnya.
Baca Juga: Agenda Padat di Mesir, Prabowo Pastikan Pemerintahan Tetap Solid Hadapi Libur Akhir Tahun
Prabowo juga menyoroti bahwa hak asasi manusia (HAM) seharusnya tidak hanya diperuntukkan bagi kelompok tertentu, tetapi harus menjadi hak yang universal bagi semua umat manusia, termasuk umat Islam.
Ia mengungkapkan keprihatinan bahwa seringkali isu HAM diabaikan dalam konteks negara-negara Muslim, dan hal ini perlu diperbaiki agar umat Islam dapat lebih berdaya dan berkontribusi dalam komunitas global .***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Detik-Detik Prabowo Roasting Bahlil Lahadalia saat Puncak Perayaan HUT ke-60 Golkar, Singgung Kemampuan Bahasa Inggris
Presiden Prabowo Subianto Alokasikan Dana Rp 277 Miliar, Langkah Besar untuk Masa Depan Timnas Indonesia
Disebut Sebagai Kucing yang Banyak Dicari di Google, Bobby Kertanegara Kucing Presiden Prabowo Peroleh Penghargaan
Prabowo dan Puan Maharani Jadi Besan? Didit Hediprasetyo Umbar Kedekatan Tak Biasa dengan Pinka Haprani, Netizen: Ikutan Happy
Megahnya SMA Taruna Nusantara Malang dan Cimahi, Sekolah Besutan Prabowo yang Jadi Perbincangan Netizen