Kamis, 4 Juni 2026

Nyatakan Sikap Pada Palestina dan Serukan Persatuan Sesama Muslim, Ini Pesan Monohok Prabowo Subianto Pada KTT D-8 Agar Muslim Dihormati

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 20 Desember 2024 | 21:45 WIB
Presiden Prabowo Subianto pidato di forum KTT D-8  (Instagram @prabowo)
Presiden Prabowo Subianto pidato di forum KTT D-8 (Instagram @prabowo)

SketsaNusantara.id - Presiden Prabowo Subianto diketahui sedang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 di Kairo Mesir.

KTT D-8 merupakan Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight yakni forum kerjasama internasional yang dibentuk oleh delapan negara berkembang, yaitu Bangladesh, Indonesia, Iran, Malaysia, Mesir, Pakistan, Turki

Dalam pidato yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada KTT D-8 ia berikan pesan monohok pada peserta KTT terutama apada anggota dari negara muslim.

Baca Juga: D-8 sebagai Blok Ekonomi Global, Prabowo Subianto Dorong Persatuan Demi Bela Palestina

Presiden Prabowo menekankan pentingnya persatuan di antara negara-negara Muslim dalam mengutuk pelanggaran luar biasa terhadap hukum internasional yang kejam yang saat ini dilakukan secara terang-terangan.

"Kami akan selalu mendukung Palestina, kami selalu mengatakan mendukung Lebanon dan Syiria tetapi apa dukungannya?," tegas Prabowo Subianto dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.

Menurutnya apa yang terjadi pada negara-negara islam terutama yang sedang berkonflik saat ini tak banyak bisa dibantu sebab semua resolusi di PBB tidak pernah dihormati.

Baca Juga: Mendorong Blue Economy, Pidato Prabowo Subianto di KTT D-8 yang Menginspirasi Kolaborasi Internasional

Hal itu menurut Prabowo Subianto menunjukkan bahwa selama ini negara-negara muslim yang menduduki 25 persen dunia dengan 2 miliar orang, sama sekali tak dihormati karena tak bisa bersatu.

"25 persen dunia adalah muslim, kami memiliki sumber daya yang besar tapi tak bisa bersatu, kita bertengkar diantara kita sendiri dan kemudian ketika saudara-saudara kita sedang dihancurkan maka kami memberikan beberapa pernyataan dukungan dan kami kirim bantuan kemanusiaan," tambahnya.

Prabowo Subianto menyatakan bahwa untuk mendukung Palestina dan mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi umat Islam, negara-negara anggota D-8 harus bersatu dan bekerja sama secara lebih efektif.

Baca Juga: Momen Haru dan Antusiasme Mahasiswa Indonesia di Kairo Sambut Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Al Azhar

"Kita harus bekerja untuk memiliki satu suara dan tidak terpecah," tegasnya.

Prabowo juga mencatut jargon kaum imperialis 'devide et impera' atau politik adu domba untuk menggambarkan situasi umat muslim saat ini yang terpecah belah sehingga tak miliki satu kekuatan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X