Kamis, 4 Juni 2026

Siapa Yati Pesek? Sinden Legendaris Tanah Air yang Dihina Gus Miftah Bisa Jadi PSK, Sudah Berkarier Selama Puluhan Tahun

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Kamis, 5 Desember 2024 | 17:45 WIB
Yati Pesek, sinden legendaris Tanah Air yang dihina Gus Miftah.  (X/zoelfick)
Yati Pesek, sinden legendaris Tanah Air yang dihina Gus Miftah. (X/zoelfick)

Sontak saja, hinaan bernada candaan yang dilontarkan Miftah pada Yati Pesek membuat netizen geram.

“Mau seakrab apa pun mereka, Bude Yati ini lebih senior dari dia, mau soal umur maupun kiprah di atas panggung. tidak sepatutnya org muda becandain org yg lebih tua dgn nada mengejek dan cabul, apalagi di atas panggung dgn banyak penonton,” tulis akun @nyalabestxxx.

“Misal sebagai “guyon maton” ala Jogja pun tidak masuk, bahasanya parah dan cenderung merendahkan lawan bicaranya yg kita kenal Bu Yati Pesek sebagai salah satu seniman senior di Jogja. Cangkeme Miftah Maulana ora nduwe adab lan toto kromo,” tulis akun @addtauxxx.

Baca Juga: Cek 4 Fakta! Oknum Polisi Lampung Tembak Pria Buntut Tudingan Terlibat Curanmor Hingga Tewas, Proses Hukum Sampai Mana?

Lantas, siapa Yati Pesek? Sosok sinden legendaris Tanah Air yang dihina Miftah cocok jadi l*nte.

Pemilik nama asli Suyati atau lebih dikenal dengan sebutan Yati Pesek merupakan pelawak sekaligus sinden ternama asal Yogyakarta.

Wanita kelahiran Yogyakarta, 8 Agustus 1952 ini adalah anak dari pasangan Sujito dan Sujilah.

‘Pesek’ sendiri merupakan julukan yang disematkan padanya dari rekan-rekan sejawatnya.

Baca Juga: Lagi! Oknum Polisi Tembak Pria di Depan Istri dan Anak Hingga Tewas, Cek Kronologi Kelakuan Anggota Polda Lampung

Di usianya yang sudah lebih dari 70 tahun, Yati Pesek sudah berkecimpung di ranah budaya dan seni Tanah Air sejak tahun 1964.

Mengawali karier di berbagai komunitas, Yati Pesek hingga kini tetap berkarya dan membintangi sejumlah film.

Film pertamanya yakni Serangan Fajar (1982), dan terakhir, ia juga turut andil di film Seni Memahami Kekasih (2004).

***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

 

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X