Sunarsono pun mengungkapkan, berdasarkan kajian BRI, faktor utama yang menentukan pertumbuhan ekonomi 6 persen, yaitu investasi pada human capital.
Untuk membentuk human capital atau nilai ekonomi dari pengalaman dan keterampilan, terdapat 3 faktor pendorong.
Pertama, Indonesia harus fokus untuk memaksimalkan kebutuhan nutrisi dan pangan.
Selanjutnya, kesejahteraan rakyat yang merupakan tugas negara dan bisa dilakukan dengan cara memberikan pekerjaan.
Dan terakhir, pertumbuhan ekonomi yang inklusi agar kesempatan kerja dapat merata.
“Investasi yang penting adalah human capital, dan kalau mau memperbaiki human capital, perbaiki dulu nutrisi dan pangan. Dan kemudian kita tunggu, untuk pemerataan butuh inklusivitas pertumbuhan,” ujar Sunarso.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Dorong Sektor Hijau, BRI Raih Prestasi Kredit Berkelanjutan Hingga Rp793,6 Triliun
BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.105,70 Triliun hingga Triwulan III 2024, Mendukung Ekonomi Kerakyatan di Seluruh Indonesia
Rasio Kredit Bermasalah Menurun, BRI Terapkan Sistem Pengawasan Dini dan Penguatan Tim Recovery untuk Jaga Stabilitas Kredit
Strategi Unik BRI: Cara Sunarso Menekan Kredit Macet hingga Rasio NPL Turun
BRI Dorong Ekonomi Hijau, Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp764,8 Triliun
Kisah Sukses Kios Pink Merauke, AgenBRILink BRI yang Berhasil Membawa Transformasi Ekonomi Lokal