Kamis, 4 Juni 2026

Komisi C DPRD Jember Sebut Proyek Pembangunan Jalan di Pantai Bandealit Senilai Rp14 Miliar, Perencanaannya Tak Tepat

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 Desember 2024 | 18:55 WIB
Kondisi jalur pantai Bandealit yang ambles saat disidak oleh DPRD Jember. (Dok. SketsaNusantara.id)
Kondisi jalur pantai Bandealit yang ambles saat disidak oleh DPRD Jember. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Viral jalan ambles di Taman Nasional Meru Betiri yang menuju ke pantai Bandealit, Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo, menyita perhatian publik.

Hal ini dikarenakan jalan tersebut baru saja dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Jember, dengan menggunakan APBD Jember tahun 2024 sebesar Rp14 miliar.

Jalan yang ambles tersebut sepanjang 525 meter yang berada di tengah hutan, meskipun begitu akan sangat menganggu aktivitas masyarakat di wilayah pantai.

Baca Juga: Siapa Misan Samsuri? Profil Anggota DPRD DKI Jakarta yang Meninggal di Usia 56 Tahun! Punya Pengalaman Organisasi Bejibun

Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mengatakan, jalan yang ambles ini didapati informasi dari masyarakat dan kondisi kerusakan jalannya cukup parah.

“Kami dapat informasi dari media sosial dan langsung berkoordinasi dengan Dinas terkait terkait kebenaran tersebut,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin 2 Desember 2024.

Maka dari itu, pihaknya merasa janggal dengan kejadian tersebut dan segera melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi tersebut, untuk memastikan sistem perencanaan pembangunannya.

Baca Juga: Pemkab dan DPRD Jember Sepakat Anggarkan Rp5 Miliar di APBD 2025 untuk Program Makan Bergizi

“Saat ini tahapannya seharusnya sudah selesai semua pada 15 November 2024, tetapi senyatanya malah baru proses pengaspalan tahap 1 dengan ketinggian 6 cm,” ujarnya.

Ardi menjelaskan, amblesnya aspal jalan ini dikarenakan faktor alam sebab air yang mengalir masuk ke dalam bawah aspal sehingga tergerus dari hulunya.

“Ini kan kejadian karena faktor alam, jadi tidak bisa disalahkan. Tetapi kami menyoroti bahwa pengerjaan ini belum selesai saat tenggat waktu pengerjaan sudah habis,” tuturnya.

Baca Juga: Segera Rencanakan! Buat Libur Natal dan Tahun Baru 2025 Makin Berkesan, Ada Wisata Hidden Gem Nyempil di Jember

Politisi Gerindra ini menyampaikan, kalau proses pengaspalan ini ada 2 tahap dalam perencanaannya yakni 6 cm dan 4 cm.

“Terlihat dari dinding cor yang jadi pembatas masih ada jarak dengan aspal awal, sehingga disimpulkan ada aspal yang belum selesai,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X