Kamis, 4 Juni 2026

Minibus Pembawa 'Serangan Fajar' di Luwu Timur Diserang Warga karena Diduga Memuat Money Politik, Juru Bicara Pasangan Calon Berikan Pernyataan Ini...

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Rabu, 27 November 2024 | 15:00 WIB
Ilustrasi Money Politik di Pilkada 2024 (Pixabay RyanMcGuire)
Ilustrasi Money Politik di Pilkada 2024 (Pixabay RyanMcGuire)

 

SketsaNusantara.id - Momen pemilihan kepala daerah di Luwu Timur, Sulawesi Selatan dinodai oleh sejumlah insiden dugaan adanya penangkapan minibus membawa 'serangan fajar' bagian dari money politik.

Insiden tersebut membuat warga turun tangan dan menggerebeknya secara beramai-ramai bersama sejumlah petugas.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, sebuah minibus yang membawa sejumlah amplop sebagai sogokan "serangan fajar"  kepada warga diamankan oleh warga sendiri beserta petugas.

Baca Juga: Semarak Pilkada Serentak 2024, Antusiasme Warga Sambut Prabowo Subianto Saat Nyoblos di TPS Bojong Koneng

Diketahui, dalam minibus tersebut terdapat 121 amplop dimana masing-masing amplop berisi uang Rp 200 ribu.

Minibus mencurigakan tersebut memasuki Desa Madani, Luwu Timur membuat warga dan petugas menghentikan lalu menggeledahnya.

Dari tindakan penggeledahan tersebut ditemukan 121 amplop dengan berisi uang tunai Rp 200 ribu.

Baca Juga: Prabowo Gunakan Hak Pilih di TPS 008, Ini Pesan Pentingnya untuk Pemimpin Terpilih

Selain itu minibus tersebut juga membawa sejumlah kaos berwarna merah dan bertuliskan angka salah satu pasangan calon Budiman-Akbar beserta data calon pemilih.

Setelah dikonfirmasi kepada pasangan calon, maka juru bicara dari pasangan Budiman-Akbar membantah bahwa amplop-amplop tersebut bukan merupakan bagian dari money politik.

Juru bicara pasangan ini mengatakan bahwa amplop-amplop tersebut merupakan keperluan biaya bagi saksi-saksi dari pasangan calon mereka yang berada di TPS-TPS.

Baca Juga: Di Kampung Halaman, Gus Fawait Lakukan Ritual Spesial Sebelum Gunakan Hak Suara

"Salah satu tim kami yang malam hari bertugas mengantarkan biaya kebutuhan saksi di TPS," ujar Ibransyah Irawan, juru bicara pasangan Budiman Akbar.

"Tapi di tengah jalan ia mendapatkan tindakan yang ada pelanggaran hukum disitu sehingga pada kesempatan ini kami dari pasangan Budiman Akbar khususnya yang membela Budiman Akbar untuk tetap menjaga kondusifitas Pilkada 2024," tambahnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X